Thieves = Rat

Thieves! possibly identical to Rat. Has strengths: analysis of reading conditions to make plans, knowing the victim’s Habit/habits, quite sharp in risk analysis and knowing when to execute.

Pencuri itu!  dimungkinkan identik dengan Tikus. Punya kehebatan : analisa membaca kondisi untuk buat rencana, mengenal Habit/ kebiasaan korban, cukup tajam analisa resiko dan mengetahui kapan waktu eksekusi.

3 Secret Guests

In life there are always guests for everyone, there are 3 secret guests from Allah. Who he is: First, sustenance hopefully we will be given instructions to pick him up, hopefully there will be abundance to share with each other. Second, our DESTINY prays for goodness to be presented and disaster avoided. Third, DEATH prepares the best worship practices so that death is presented in Husnul Khatimah's condition

Dalam kehidupan selalu ada tamu untuk semua orang, ada 3 tamu rahasia dari Allah. Siapa dia: Pertama, REZEKI semoga kita dimudahkan diberi petunjuk untuk menjemputnya, diharapkan bisa melimpah untuk saling berbagi. Kedua, TAKDIR kita berdoa agar dihadirkan kebaikan dan dihindari malapetaka. Ketiga, KEMATIAN siapkan amalan ibadah terbaik agar dihadirkan wafat dalam kondisi Husnul Khatimah

Squirrel

No matter how good the squirrel's ability to jump, time will always limit it. There are times when the squirrel falls to the ground. Meaning: - As agile as a human being, even as rich as he is, there are times when he will make mistakes, and he will fall down by the disease in the body. Every human being mistaken is always followed by a warning by nature. -No human is perfect, when it is time to talk anyone will experience life failure. The world is spinning, nothing lasts but change. Creatures are impermanent, wait for the last day and its vengeance. Very cruel in return for your bad deeds. While there is time to do good, while remembering to avoid destructive actions on earth. There is life after death. Keep your faith. Don't be fooled by your young age and don't splurge on your wealth.

Sehebat apapun kepandaian Tupai melompat, sang waktu selalu membatasinya. Ada kalanya Tupai jatuh tersungkur menghunjam tanah. Maknanya :  -Setangkas- tangkasnya manusia bahkan sekaya sekalipun, ada waktunya dia akan melakukan kesalahan, dan dia akan tersungkur oleh penyakit dibadan. Setiap manusia hilaf selalu diikuti peringatan oleh alam. -Tidak ada manusia yang sempurna, bila waktu bicara siapun akan mengalami kegagalan hidup. Dunia berputar, tidak ada yang abadi selain perubahan. Mahluk tidak kekal, tunggu hari akhir dan pembalasannya. Sangat keji balasan amal burukmu. Selagi ada waktu berbuat baik, selagi ingat hindarkan perbuatan yang merusak di bumi. Ada kehidupan setelah kematian. Pelihara keimananmu. Jangan tertipu usia muda dan tidak berfoya foya terhadap hartamu.

Kisah Nyata 11 April 2022 (memori)

Semalam emak emak menolong salah satu mahasiswa korban aksi pengamanan situasi oleh Tim Pengamanan kondisi.

Salah satunya seorang mahasiswa semester 6 di salah satu universitas ternama jurusan teknik informatika .
Ada percakapan yang menarik  ku dengannya saat mengantarnya ke RS terdekat  bisa dengarkan saat saya serahkan Tas dan Identitasnya dan mulai sadar kan diri.

“Nak  tante tinggal pulang ya .ini tas dan dompet mu ya .Hp di tasmu tidak ada . Bisa tahu no Hp Orang tua mu ?

Dijawab dg lirih
” Tidak hapal tante .”

” tante boleh informasi kampus mu ?
Dijawab  dengan gelengan kepala.

Kalo begitu kenapa tidak boleh infornasi ke orangtua mu ?.
Dijawab lagi dg mata berkaca
” saya  demo demi orangtua saya agar bisa dapatkan bahan pokok lebih murah .jangan beratkan ibu saya lagi .pasti sedih .biar saya dan teman teman saya yang tahu saya begini ” jawabnya lirih menahan sakit  sambil megang perutnya yang ditendang aparat .

Saya coba tahu kenapa tadi perutnya ditendang

Dia jawab “saya tadi hanya lari karena kena gas air mata tiba tiba ada kaki yang  tendang perut saya dengan keras hingga saya jatuh dan kaki itu coba injak pula .tapi saya berhasil ditolong teman teman saya.”
Saya coba pegang tangannya dan katakan  “sabar ya Nak .Insyallah akan sembuh nanti “

Lalu saya bertanya lagi
” no hp siapa yang kamu ingat Nak ?.

Dia jawab tidak ada yang saya ingat tante

Akhirnya aku peluk dia dan katakan oke disini kamu baik baik saja ya .

Ini dompet mu ya .
Saya lihat di dompetnya hanya ada uang 10.000
Makin menetes air mata ini melihat di sana lengkap ada foto ayah nya pula.

“Ini Foto ayah mu nak ?.
Sambil  bathinku iri sebenarnya karena belum tentu fotoku ada di dompet anakku .

Dia jawab” iya .
Semoga mereka baik baik saja .biar saya yang berjuang untuk mereka” dengan lirih dijawab pertanyaan saya

Akhirnya saya pamit dengan airmata makin deras sambil sisipkan sedikit uang di dompetnya  dan sampaikan ke perawat RS untuk titip mahasiswa tersebut .

” Terima kasih ya Tante” jawabnya lirih

Ada satu catatan

Negeri demokrasi
Tapi anti Demontrasi
Negeri Beradab tinggi
Tapi kok semena mena.
Salah apa dengan Anak anak kita ?
Ketika mereka berjuang  untuk Orangtuanya mereka harus bertaruh nyawa .

Hai para penguasa
Akankan abadi kekuasaan kalian
Dimana nurani hati kalian??

Doa terus untuk ananda mahasiswa yang terluka

Jakarta
Catatan 11 April 2022

Theory of Justification

Foundationalism is a theory of justification based on basic assumptions. That, the truth about something needs to be based on a basis. By itself, so that it does not require further correction. The foundations referred to by the adherents of this theory of justification are usually in the form of intuition or sense perception. The justification statement comes from this foundationalism. In general, the adherents of foundationalism theory distinguish two kinds of “belief” in justification, namely, basic belief and conclusion belief.

Basic beliefs are self-explanatory, so they can be used as a basis for other beliefs that are inference

Fondasionalisme adalah teori pembenaran yang didasarkan pada anggapan  dasar. Bahwa, kebenaran terhadap sesuatu perlu didasarkan pada dasar.  Dengan sendirinya  sehingga tidak  membutuhkan koreksi  lebih lanjut. Fondasi yang dimaksud  oleh para penganut teori pembenaran ini biasanya  berbentuk intuisi akal  budi atau persepsi indra. Pernyataan pembenaranyaberasal dari paham fondasionalisme ini. Secara umum para penganut teori fondasionalime mebedakan dua macam “kepercayaan” dalam pembenaran yaitu, Kepercayaan dasar dan Kepercayaan kesimpulan. 

Kepercayaan dasar adalah sudah jelas dengan sendirinya, sehingga dapat digunakan sebagai dasar bagi  kepercayaan lain yang bersifat kesimpulan