Mizan

Bapak itu kalah sama anak, ketika seorang bapak argumentasi teori pembenaran yang dipaksa ke anak. Sementara, seorang anak berbicara fakta yang ada walau tanpa pengalaman. Bapak takut oleh anak, karena suatu saat seoarang anak akan jadi penguasa. Anak akan menuntut kebijakan Bapak saat berkuasa dahulu.

Hati – hati dengan amanah, saat ini bisa lolos. Tapi besok  di Mizan tidak bisa lolos saat proses hisabnya.

Silahkan berbahagia tepuk dada dengan sombong, tinggal anak nonton Bapaknya di adili oleh para Mahluk suci.

pena tinta

ingat, pena tintamu adalah amanah kepercayaan bukan kekuasaan penuh apalagi abadi. Karena waktu adalah hakim yang adil. Waktu yang memiliki perubahan yang bersifat abadi. Manusia hanya bagian dari blueprint Illaahi. Sombong Angkuh hanya penggoda dunia yang menyilaukan menjadi manusia ujub dunia. Ingat pesan orang tua dan guru. Jangan bikin malu mereka karena undangan pengawas dengan rompi warnamu

Leader 01

What is the point of being a "01" leader if one’s conduct and character fall far below standard? What kind of leader persists in lying until time and the grave mete out merciless judgment? A liar will inevitably be exposed by someone capable of seeing the unseen—someone who possesses true spiritual discernment. Can conspiracies or the dark web deceive such a person? Certainly not. That individual acts like a silken filter, capable of straining out even the subtlest, microscopic manipulations regarding the supernatural. Never trifle with such a person—and certainly do not attempt to mock God through deception—for the resulting punishment will be excruciating.

We are Indonesia

We are Indonesia
Our greatest technology is a smile and friendliness—found only here in the East, in the mesmerizing Emerald of the Equator. Here, our hearts shine brighter than the light of the galaxy’s sun, for our teachers impart the wisdom of the heart, not merely worldly knowledge.
Our land is more beautiful—and richer in nature—than the lost realm of Atlantis. We possess the wealth of harmony between ourselves and the natural world, grounded in noble courtesy. We are a people defined by humility—before the Divine and toward all fellow beings as His servants.
We are Indonesia—Independent!

Teknologi yang terhebat adalah senyum dan ramah. Hanya ada, di timur. Negeri Jamrud katulistiwa yang begitu memukau. Disana hati kami bersinar melebihi sinar matahari galaksi. Karena guru kami mengajarkan rasa bukan saja sekedar ilmu dunia.
Negeri kami lebih indah dari satu negeri Atlantis yang hilang bahkan lebih kaya alamnya. Karena kami pemilik kekayaan kerukunan antara kami dengan alam yang bertata krama begitu luhur. Inilah kami yang hanya punya kerendahan hati dihadapan Illaahi dan sesama mahluk sebagai hambaNYA.
Kami adalah Indonesia, Merdeka !!

What’s a word or phrase that annoys you?

word: distrustful