Kisah Nyata 11 April 2022 (memori)

Semalam emak emak menolong salah satu mahasiswa korban aksi pengamanan situasi oleh Tim Pengamanan kondisi.

Salah satunya seorang mahasiswa semester 6 di salah satu universitas ternama jurusan teknik informatika .
Ada percakapan yang menarik  ku dengannya saat mengantarnya ke RS terdekat  bisa dengarkan saat saya serahkan Tas dan Identitasnya dan mulai sadar kan diri.

“Nak  tante tinggal pulang ya .ini tas dan dompet mu ya .Hp di tasmu tidak ada . Bisa tahu no Hp Orang tua mu ?

Dijawab dg lirih
” Tidak hapal tante .”

” tante boleh informasi kampus mu ?
Dijawab  dengan gelengan kepala.

Kalo begitu kenapa tidak boleh infornasi ke orangtua mu ?.
Dijawab lagi dg mata berkaca
” saya  demo demi orangtua saya agar bisa dapatkan bahan pokok lebih murah .jangan beratkan ibu saya lagi .pasti sedih .biar saya dan teman teman saya yang tahu saya begini ” jawabnya lirih menahan sakit  sambil megang perutnya yang ditendang aparat .

Saya coba tahu kenapa tadi perutnya ditendang

Dia jawab “saya tadi hanya lari karena kena gas air mata tiba tiba ada kaki yang  tendang perut saya dengan keras hingga saya jatuh dan kaki itu coba injak pula .tapi saya berhasil ditolong teman teman saya.”
Saya coba pegang tangannya dan katakan  “sabar ya Nak .Insyallah akan sembuh nanti “

Lalu saya bertanya lagi
” no hp siapa yang kamu ingat Nak ?.

Dia jawab tidak ada yang saya ingat tante

Akhirnya aku peluk dia dan katakan oke disini kamu baik baik saja ya .

Ini dompet mu ya .
Saya lihat di dompetnya hanya ada uang 10.000
Makin menetes air mata ini melihat di sana lengkap ada foto ayah nya pula.

“Ini Foto ayah mu nak ?.
Sambil  bathinku iri sebenarnya karena belum tentu fotoku ada di dompet anakku .

Dia jawab” iya .
Semoga mereka baik baik saja .biar saya yang berjuang untuk mereka” dengan lirih dijawab pertanyaan saya

Akhirnya saya pamit dengan airmata makin deras sambil sisipkan sedikit uang di dompetnya  dan sampaikan ke perawat RS untuk titip mahasiswa tersebut .

” Terima kasih ya Tante” jawabnya lirih

Ada satu catatan

Negeri demokrasi
Tapi anti Demontrasi
Negeri Beradab tinggi
Tapi kok semena mena.
Salah apa dengan Anak anak kita ?
Ketika mereka berjuang  untuk Orangtuanya mereka harus bertaruh nyawa .

Hai para penguasa
Akankan abadi kekuasaan kalian
Dimana nurani hati kalian??

Doa terus untuk ananda mahasiswa yang terluka

Jakarta
Catatan 11 April 2022

Theory of Justification

Foundationalism is a theory of justification based on basic assumptions. That, the truth about something needs to be based on a basis. By itself, so that it does not require further correction. The foundations referred to by the adherents of this theory of justification are usually in the form of intuition or sense perception. The justification statement comes from this foundationalism. In general, the adherents of foundationalism theory distinguish two kinds of “belief” in justification, namely, basic belief and conclusion belief.

Basic beliefs are self-explanatory, so they can be used as a basis for other beliefs that are inference

Fondasionalisme adalah teori pembenaran yang didasarkan pada anggapan  dasar. Bahwa, kebenaran terhadap sesuatu perlu didasarkan pada dasar.  Dengan sendirinya  sehingga tidak  membutuhkan koreksi  lebih lanjut. Fondasi yang dimaksud  oleh para penganut teori pembenaran ini biasanya  berbentuk intuisi akal  budi atau persepsi indra. Pernyataan pembenaranyaberasal dari paham fondasionalisme ini. Secara umum para penganut teori fondasionalime mebedakan dua macam “kepercayaan” dalam pembenaran yaitu, Kepercayaan dasar dan Kepercayaan kesimpulan. 

Kepercayaan dasar adalah sudah jelas dengan sendirinya, sehingga dapat digunakan sebagai dasar bagi  kepercayaan lain yang bersifat kesimpulan

Goldfish

His work is up and down in the aquarium, his breath is like a goldfish. This condition invites jogging. Then bother yourself. Used to barking in the cage, when leaving the cage from a radius of hundreds of meters. Like a vegetable chicken in front of a black ant. Don't pretend to be a wolf if you dress like a kitchen cat... it's better to have authority in front of the ants. Don't feel great, if only people are afraid. Because a thousand cubs and lions are hunting you. 


Kerjaannya naik turun di Akuarium, Nafas mirip ikan maskoki. Kondisi begini ngajakin jogging. Nanti repot sendiri. Terbiasa menggonggong di kandang, ketika lepas kandang dari radius ratusan meter. Mirip ayam sayur di depan seekor semut hitam. Jangan mengaku Srigala bila berpakaian seperti kucing dapur.. lebih baik punya wibawa di depan semut. Jangan merasa hebat, jika hanya ditakuti orang. Karena seribu anak macan dan singa sedang memburumu.

Kalam – Words

If there are creatures, they can insult other creatures. Are you able to give sedekah properly? The more the creature is insulted, the more honorable it is before Illahi. Is his worship despised, if not. Means, there is something wrong in this heart. Take care of your actions and words from hurting your neighbors



Bila ada mahluk sudah bisa menghina sesama mahluk. Apakah sudah sanggup memberi sedekah dengan benar. Semakin mahluk itu dihina semakin terhormat di hadapan Illahi. Apakah hina amal ibadahnya, bila tidak. Berarti, Ada yang salah di hati ini. Jaga ulah dan kalammu dari perbuatan menyakiti tetanggamu

Neutral

Honest, objective and neutral are humble traits that are easy to do, difficult when mixed with self-interest and selfishness. Inform the data according to the incident that occurred, keep it away from kitchen spices that are not in accordance with the actual concept of cooking. Avoid window dreasing, let the water flow from upstream to downstream to remain clear. In order to be a good example for posterity, be aware of yourself before warnings from natural disasters occur repeatedly. Cultivate shame!



Jujur, objektive dan netral merupakan sifat rendah hati mudah untuk dilakukan, sulit bila dicampur aduk dengan kepentingan dan egois. Informasikan data sesuai dengan kejadian yang terjadi jauhkan dari bumbu dapur yang tidak sesuai dengan konsep masakan sebenarnya. Hindari ulah window dreasing, biarkan air mengalir dari hulu menuju hilir tetap bening. Agar jadi contoh baik untuk anak cucu, sadari diri sebelum teguran bencana alam terjadi berulang kali. Budayakan malu!