Museum

It is very unfortunate if the historical process is not documented, in conditions like this the function of the museum is needed to produce detailed stories for grandchildren. How great is a grandfather whose patriotism becomes an unknown Hero with a thousand stories known to opponents as a brave man who is always respected by friends. This museum only keeps his name as a state memory with no other records. He was an officer who had sailed the sea of Aru and landed on the land of Irian with Sang Pending Emas. He also once accompanied a Proclaimer in Tampak Siring. Everything is just a story in the eyes of our grandchildren, we can only talk in prayer with our legs crossed. I will continue the struggle, I will protect your honor with a noble education that made my father proud in the Barzakh world with mother.

Amat disayangkan bila proses sejarah tidak di dokumentasikan, kondisi seperti ini fungsi museum sangat dibutuhkan untuk membuahkan cerita secara rinci kepada cucu. Betapa hebatnya seorang kakek yang patriotisme mwnjadi Pahlawan tidak dikenal dengan seribu cerita yang dikenal lawan sebagai seorang pemberani selalu disegani kawan. Museum ini hanya menyimpan namanya sebagai kenangan negara tanpa catatan lain. Dia perwira pernah mengarungi lautan Aru mendarat di tanah Irian bersama Sang Pending Emas. Dia juga pernah menemani seorang sang Proklamator di Tampak Siring. Semua tinggal cerita dimata cucu, kami hanya bisa bicara dalam doa dengan bersila. Saya teruskan perjuangan, aku jaga kehormatanmu dengan pendidikan mulia yang membuat Bapakku Bangga di Alam Barzakh bersama Ibu.

1 Comment

Leave a reply to Bambang Tutuko Kuntopati Cancel reply