Language & Word

The word study is a word used by scientists according to their field and cannot be directly understood by the general public. The word study has several characteristics, namely it is used in scientific activities and is only known by certain people, such as scholars, scientists and educated people.

Popular language is language that is easily understood by ordinary people, at one reading.
To better understand popular words and study words, consider the following word pairs.

Popular Languages :
1. Reincarnation
2. Barter
3. Investment
4. Assets
5. Fiscal

Identical with;
Study Language
1. Live Again
2. Exchange
3. Invest
4. Treasure
5. Taxes

Kata kajian adalah kata yang digunakan oleh para ilmuwan sesuai dengan bidangnya dan tidak dapat langsung dipahami oleh masyarakat umum. Kata kajian memiliki beberapa ciri yaitu digunakan dalam kegiatan ilmiah dan hanya diketahui oleh kalangan tertentu saja, seperti sarjana, ilmuwan dan orang terpelajar.

Bahasa populer adalah bahasa yang mudah dipahami oleh masyarakat awam, dalam sekali baca.
Untuk lebih memahami kata-kata populer dan mempelajari kata-kata, pertimbangkan pasangan kata berikut.

Bahasa Populer :
1. Reinkarnasi
2. Barter
3. Investasi
4. Aset
5. Fiskal
identik dengan;
Belajar Bahasa
1. Hidup Lagi
2. Pertukaran
3. Berinvestasi
4. Harta
5. Pajak

Body Language

Body language is communication that contains a message and is conveyed non-verbally or without using words.

If you want to read people's body language, namely:

1. Pay attention to the expression on his face
2. Observe the movement of his eyes
3. Look at the movement of his lips
4. Pay attention to his movements.
5. Body gestures.
6. Observe the position of the hands and feet.


Bahasa tubuh adalah komunikasi yang mengandung suatu pesan dan disampaikan secara non-verbal atau tanpa menggunakan kata-kata.

Bila ingin membaca bahasa tubuh orang, yakni:

1. Perhatikan ekspresi wajahnya
2. Amati gerakan matanya
3. Lihat gerakan bibirnya
4. Perhatikan gerak-geriknya.
5. Gesture tubuh.
6. Amati posisi tangan dan kakinya.

Four Characteristics Women

"Four characteristics of women that men need to know"

(1). Women are like children, they can't hear promises, they believe them right away and collect them every day

(2). women do not like to explain
what does he want,
but need a man to understand

(3). The woman is a historian,
she remembers all the mistakes of men,
although it's been a while

(4). women don't like to be scolded
Because he is fragile.

What are you all thinking?


"Empat ciri wanita yang perlu diketahui pria"

(1). Wanita itu seperti anak kecil, mereka tidak bisa mendengar janji, mereka langsung mempercayainya dan mengumpulkannya setiap hari

(2). wanita tidak suka menjelaskan
apa yang dia mau,
tetapi membutuhkan pria untuk mengerti

(3). Wanita itu adalah seorang sejarawan,
dia ingat semua kesalahan pria,
meskipun sudah lama

(4). wanita tidak suka dimarahi,
Karena dia rapuh.

Apa yang kalian semua pikirkan?

Grassroots

Grassroots movements or root roots (English: grassroots) are movements that use people in a particular district, area or community as the basis for political or economic movements.

Gerakan akar rumput atau akar umbi (bahasa Inggris: grassroots) adalah gerakan yang memakai masyarakat di sebuah distrik, kawasan atau komunitas tertentu sebagai dasar untuk gerakan politik atau ekonomi.

Opr Fal Fla

Operation False Flag or Operation False Flag is a covert operation that aims to confuse opponents with fake moves.

After the opponent is tricked, the original target will be easy to win. False Flag operations are generally carried out by intelligence to achieve a certain goal.

In short, false flags are a tactic to find excuses for a country to attack another country. This operation made an event that seemed as if another country carried out an attack that deserved to be retaliated. This reason is necessary so that he is not too cornered by many other countries for carrying out an invasion.

The term false flag existed around the 16th century. It is estimated that the use of this term came from the unscrupulous. Pirates would raise friendly flags while approaching merchant ships to make them feel safe. When it was close, then the elements attacked. It's a false flag operation in the truest sense of the word.

But in the modern sense, the notion of false flags has developed into various forms of tactical strategy. They are used when a country wants to avoid international retaliation or sharp public criticism of aggressive military actions.

the point is how the country is not called attacking, but seems to be defending itself. And it is done by means of condition manipulation. An easy example, you punch your own friend's face and then shout that it was another group that did it. The reason to attack is also considered valid. More or less.


Operasi Bendera Palsu atau Operasi Bendera Palsu adalah operasi rahasia yang bertujuan untuk membingungkan lawan dengan gerakan palsu.

Setelah lawan ditipu, target awal akan mudah untuk menang. Operasi Bendera Palsu umumnya dilakukan oleh intelijen untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Singkatnya, bendera palsu adalah taktik untuk mencari alasan bagi suatu negara untuk menyerang negara lain. Operasi ini membuat seolah-olah negara lain melakukan serangan yang pantas untuk dibalas. Alasan ini diperlukan agar ia tidak terlalu terpojok oleh banyak negara lain karena melakukan invasi.

Istilah bendera palsu ada sekitar abad ke-16. Diperkirakan penggunaan istilah ini berasal dari oknum. Bajak laut akan mengibarkan bendera ramah sambil mendekati kapal dagang untuk membuat mereka merasa aman. Saat sudah dekat, maka elemen menyerang. Ini adalah operasi bendera palsu dalam arti sebenarnya dari kata tersebut.

Namun dalam pengertian modern, pengertian bendera palsu telah berkembang menjadi berbagai bentuk strategi taktis. Mereka digunakan ketika suatu negara ingin menghindari pembalasan internasional atau kritik publik yang tajam terhadap tindakan militer yang agresif.

intinya adalah bagaimana negara itu tidak disebut menyerang, tetapi seolah-olah membela diri. Dan itu dilakukan dengan cara manipulasi kondisi. Contoh mudahnya, Anda memukul wajah teman Anda sendiri lalu berteriak bahwa yang melakukannya adalah kelompok lain. Alasan untuk menyerang juga dianggap valid. Lebih atau kurang.