Family 2XO

Describe a positive thing a family member has done for you.

the family gives lessons about; Religion, respect for people, morals, etiquette, communication tolerance in society, sensitive to nature, reads cause and effect in the environment, honest and loyal with high integrity

Politics in the Digital era

the role of the media is very influential in supporting popularity. Currently, the use of social media has become a political arena that is very easy to access by all groups, starting from the government in disseminating its work programs, politicians and political parties in increasing electability and popularity, even civil society in general using social media to access information. currently developing information. Even the use of social media is very open and can be accessed by anyone and at any age. Social media has provided a new space in the study of democracy, this model of democracy is referred to as digital democracy which is defined as the use of digital communication technology to advance people's participation in democracy. democracy that has existed so far.
Digital democracy that describes democratic life takes place in the internet world. Using social media in politics, in itself will encourage public debate about the current political situation. In the context of digital democracy, social media is used as an indicator of political participation, because we can observe that voters can express their opinions on political issues. Disclosure of information through social media provides enormous opportunities for everyone to access it, so that social media becomes a necessity like other necessities of life. The development of the media makes long distances feel so close, business activities can also be carried out through online media, even in political agendas, social media is the media that is often used. Therefore it is interesting to see how the role of the media as a marketing tool and political communication today, this kind of thing is inseparable from the development of social media in the era of the industrial revolution.


Pada Masa Keterbukaan media sosial akhir-akhir ini memberikan kesempatan besar kepada semua orang untuk mengakses informasi, terlebih di era revolusi industri 4.0 telah merambat ke media internet yang menyediakan semua akses informasi. Politik disaat terkini dipengaruhi oleh teknologi digital pada era revolusi industri 4.0 “marketing, komunikasi politik”. Dimana penggunaan media sosial bukan lagi dimanfaatkan untuk kegiatan marketing barang dan jasa namun sudah mulai digunakan sebagai alat politik oleh partai politik dan kandidat yang diusung partai politik. Hal ini membuktikan bahwa berpolitik melalui media sosial mulai menjadi wadah bagi para politisi untuk melakukan marketing politik, komunikasi politik dengan masyarakat pemilih. Oleh karena itu dengan keterbukaan informasi dan akses melalui media haruslah dapat dimanfaatkan dengan baik oleh partai politik dan politisi untuk memberikan informasi mengenai visi, misi dan program kerja bahkan prestasi-prestasi yang pernah dilakukan sehingga masyarakat pemilih dapat menentukan pilihan sesuai dengan harapannya.
Perkembangan teknologi saat ini memberikan dampak yang besar terhadap proses demokrasi politik. Polarisasi politik di Indonesia melalui media sosial sangat dirasakan semenjak bergulirnya pesta demokrasi pada tahun 2014 pada saat pemilihan Presiden Republik Indonesia. terpilihnya Joko Widodo sebagaiPresiden Indonesia pada Pilpres 2014 menjawab bagaimana peranmedia sangat berpengaruh dalam menunjang popularitas. Pengguanan media sosial untuk saat ini menjadi lahan politik yang sangat mudah untuk diakses oleh semua kalangan, mulai dari Pemerintah dalam menyebarluaskan program -program kerjanya, Politisi dan Partai politik dalam menambah elektabilitas dan popularitas, bahkan masyarakat sipil pada umumnya menggunakan media sosial untuk mengakses informasi-informasi yang sedang berkemabang saat ini. Bahkan pengguana media sosial sangat terbuka dan bisa diakses oleh siapa saja dan usia berapa saja. Media sosial telah memberikan ruang baru dalam studi demokrasi, model demokrasi ini disebut sebagai demokrasi digital yang didefinisikan sebagai pemanfaatan teknologi komunikasi digigtal guana memajukan partisipasi masyarakat dalamberdemokrasi.1 Dalam era demokrasi, internet sebagai media komunikasi dan pertukaran informasi, berperan merevolusi sistem, struktur dan proses demokrasi yang selama ini diterapkan.
Demokrasi digital yang menggambarkan kehidupan demokrasi terjadi di dunia internet. Dengan menggunakan media sosial dalam politik, dengan sendirinya akan mendorong debat publik tentang situasi politik saat ini. Dalam konteks demokrasi digital, media sosial digunakan sebagai salah satu indikator partisipasi politik, karena dapat kita amati bahwa pemilih dapat menyampaikan pendapatnya terhadap persoalan politik. Keterbukaan informasi melalui media sosial memberikan peluang yang sangat besar bagi setiap orang untuk mengaksesnya, sehingga media sosial menjadi kebutuhan sebagaimana kebutuhan hidup lainnya. Perkembangan media membuat jarak yang jauh terasa begitu dekat, kegiatan bisnis juga dapat dilakukan melalui media online, bahkan dalam agenda politik, media sosial merupakan media yang sering digunakan. Oleh karena itu menarik untuk melihat bagaimana peran media sebagai alat pemasaran dan komunikasi politik saat ini, hal semacam ini tidak terlepas dari perkembangan media sosial di era revolusi industri.

Favorite Restaurant .. 2xO

What is your favorite restaurant?

having a chef who is good at concocting spices and making simple but delicious drinks. Tasty is not always expensive, the important thing is from natural ingredients. And comfortable spatial atmosphere, fresh air. The waiters are friendly and clean

5 Things 2×0

What are 5 everyday things that bring you happiness?

  1. Riding a motorcycle
  2. Communication
  3. Eat Noodles
  4. Watch action on Youtube
  5. Read Science and write

Political Polarization

Political polarization has a definition, namely the phenomenon of two groups having different views and views politically (Division of two parts).

In the publication of Public Opinion in Political Polarization on Social Media, it is stated that political polarization occurs when people are divided into two opposing camps because of issues, ideology, and policies.

Political polarization easily occurs in an area or country whose citizens have a strong commitment to an ideology, culture or candidate. This polarization will divide society because one group thinks it has the correct principles or views compared to other groups. Other groups will be considered wrong in their political views and morality.

Polarization occurs due to a change in party political communication framing. Framing changes occur because of changes in the map or political culture followed by the attitude of party supporters.


Polarisasi politik memiliki definisi yakni fenomena dua kelompok berpaham dan berpandangan yang berbeda secara politis (Pembagian atas dua bagian).

Dalam publikasi Opini Publik dalam Polarisasi Politik di Media Sosial, disebutkan bahwa polarisasi politik terjadi ketika masyarakat terpecah dalam dua kubu yang berseberangan karena isu, ideologi, hingga kebijakan.

Polarisasi politik mudah terjadi di suatu daerah atau negara yang warganya punya komitmen kuat terhadap suatu ideologi, budaya, atau kandidat. Polarisasi ini yang akan memecah masyarakat karena suatu kelompoknya beranggapan memiliki prinsip atau pandangan yang paling benar dibanding kelompok lain. Kelompok lain akan dianggap salah dalam pandangan politik dan moralitasnya.

Polarisasi terjadi akibat suatu perubahan framing komunikasi politik partai. Perubahan framing terjadi karena adanya perubahan peta atau budaya politik yang diikuti oleh sikap para pendukung partai.