Clandestine

Clandestine — Any activity or operation sponsored or carried out by a government department or agency with the intent of ensuring secrecy and concealment. Operasi klandestin sering dianggap sebagai operasi pengumpulan dan pengumpulan informasi intelijen yang relatif pasif.
Elements of Clandestine operation
refers to the organization or government that authorizes, approves, directs,
Project officer.
Agent handler.
is a person, place, things or activity against which the clandestine.
Rabbit.
is a person who is aware that he/she is engaged in counter operational.
A covert operation or undercover operation is a military or police operation involving a covert agent or troops acting under an assumed cover to conceal the identity of the party responsible.
There is a subtle but distinct difference between covert and clandestine, in that clandestine operations seek to obscure the activity itself, while in covert operations it is more important to hide the sponsoring role of from country.
Possibly, the undercover agent training program is an extensive 18-month headquarters-based program
Counterintelligence / Information and activity that helps to expose or eliminate spying or terrorist threats is counterintelligence. One of the things the agent is responsible for is counterintelligence. Governments spy on each other, and the action of spying is called intelligence or espionage.
Clandestine, an adjective imported from Latin, describes a secret, usually illegal activity. Often these things have to do with political and spy organizations.

Klandestin — Setiap kegiatan atau operasi yang disponsori atau dilakukan oleh departemen atau lembaga pemerintah dengan maksud untuk menjamin kerahasiaan dan penyembunyian. klandestin sering dianggap sebagai operasi pengumpulan dan pengumpulan informasi intelijen yang relatif pasif.
Elemen operasi Klandestin
merujuk pada organisasi atau pemerintah yang mengotorisasi, menyetujui, mengarahkan,
Petugas proyek.
Agen penangan.
adalah orang, tempat, benda atau kegiatan yang dilakukan secara klandestin.
Kelinci.
adalah orang yang sadar bahwa dirinya terlibat dalam kontra operasional.
Operasi rahasia atau operasi penyamaran adalah operasi militer atau polisi yang melibatkan agen rahasia atau pasukan yang bertindak di bawah penyamaran untuk menyembunyikan identitas pihak yang bertanggung jawab.
Ada perbedaan halus tapi jelas antara rahasia dan klandestin, dalam operasi klandestin berusaha untuk mengaburkan aktivitas itu sendiri, sedangkan dalam operasi rahasia lebih penting untuk menyembunyikan peran sponsor dari negara.
Dimunkinkan, Program pelatihan agen rahasia adalah program berbasis kantor pusat yang ekstensif selama 18 bulan.
Kontra Intelijen / Informasi dan aktivitas yang membantu mengungkap atau menghilangkan ancaman mata-mata atau teroris adalah kontra intelijen. Salah satu hal yang menjadi tanggung jawab Agen adalah kontra intelijen. Pemerintah saling memata-matai, dan tindakan memata-matai disebut intelijen atau spionase.
Clandestine, sebuah kata sifat yang diimpor dari bahasa Latin, menggambarkan suatu rahasia, biasanya aktivitas ilegal. Seringkali hal-hal ini berkaitan dengan organisasi politik dan mata-mata.

Your chin is high – humble yourself

Wealthy humans who are the source of their crimes are not material in money but what needs to be underlined is because of their brains and nature. Because poor people can also do evil.
Humans are good because their hearts and intentions can affect the balance of their brains and then they are filled with religious knowledge, world theory. however, the brain very rarely follows the desires of the heart. Because it is covered by lust. Man's excessive desire is to bring all the sea water home and want to sit on a mountain of gold. Your chin may be high but your feet still need the ground that lies beneath the soles of your feet. Think smart like a philosophy so that your life is noble, not because you are proud, but because you are humble. Make yourself noble before Allah, not only high in the eyes of His creatures.


Manusia kaya raya yang menjadi sumber kejahatannya bukan materi uangnya tapi yang perlu digaris bawahi adalah karena otak dan sifatnya. Karena orang miskin sanggup juga berbuat jahat.
Manusia baik karena hati dan niatnya yang bisa mempengaruhi keseimbangan otaknya lalu diisi dengan ilmu agama, teori dunia. akan tetapi, otak sangat jarang sekali mengikuti hasrat hati. Karena tertutup oleh syahwat. Keinginan yang berlebihan manusia adalam membawa semua air laut ke rumah dan ingin duduk di gunung emas. Dagumu boleh tinggi tapi kakimu tetap membutuhkan tanah yang terletak dibawah telapak kaki. Berfikir cerdas seperti layaknya seorang falsafah agar hidupmu mulia bukan karena tinggi hati tapi justru merendahkan hati. Jadikan dirimu mulia di hadapan Allah bukan hanya tinggi di mata mahluk Nya.

Psychological warfare

Psychological warfare is a form of offensive propaganda waged by two or more opposing parties.

In the military world, the term Psychological Operations (PsyOps) is used to describe a systematic and scientific effort to reach the hearts and minds of the target population within the framework of troops carrying out military operations or active defense.

Peperangan psikologis atau perang urat saraf adalah suatu bentuk propaganda ofensif yang dilancarkan dua atau lebih pihak yang saling bertentangan pendapat.


Dalam dunia militer istilah Psychological Operations (PsyOps) digunakan untuk menggambarkan suatu upaya sistematis dan scientific merangkul hati dan pemikiran populasi yang menjadi sasaran dalam kerangka pasukan melakukan operasi militer atau bertahan secara aktif.




Ikon Diverifikasi Komunitas

Favorite

What is your favorite holiday? Why is it your favorite?

Traveling to the mountains, beaches, in and out of villages by motorbike.
To communicate with society and nature to be healthy physically and mentally. You can also enjoy oxygen, cool water and the beauty of the wildlife there. So that we give thanks to Allah

Social Cohesion

The concept of social cohesion is a condition where every social element in society functions to provide standard norms for living together. Etymologically, cohesion is the ability of a group to unite.
Social cohesion can simply be explained as the glue or bond that keeps society united or integrated. There are shared values, beliefs, or goals shared by all members of society as a moral reference. This then builds mutual trust. Cohesion is the attractive force between like particles. for example: water with water, ink with ink
The implicit goal of building social cohesion is to improve the quality of life and create “livable” spaces for everyone. All of this needs to be done together, and used by our younger generation.
To reduce disputes that lead to social integration or cohesion, there are four elements that need attention, namely the following: 1. Fulfillment of human rights. 2. Uphold the dignity of a person. 3. No discrimination. 4. There is active participation or individual participation.

Konsep kohesi sosial, merupakan kondisi dimana setiap elemen sosial dalam masyarakat berfungsi memberikan standar norma bagi hidup bersama. Secara etimologi kohesi merupakan kemampuan suatu kelompok untuk menyatu.
Kohesi sosial secara sederhana bisa diterangkan sebagai perekat atau ikatan yang menjaga masyarakat tetap bersatu atau terintegrasi. Ada nilai-nilai, keyakinan, atau tujuan bersama yang dibagi ke seluruh anggota masyarakat sebagai acuan moral. Hal itu kemudian menumbuhkan rasa saling percaya. kohesi adalah gaya tarik menarik antara partikel-partikel sejenis. contohnya: air dengan air, tinta dengan tinta
Tujuan implisit membangun kohesi sosial adalah meningkatkan kualitas hidup dan menciptakan ruang “layak huni” bagi semua orang. Semua ini perlu dilakukan bersama, dan dibiasakan oleh generasi muda kita.
Untuk mengurangi perselisihan yang mengarah pada integrasi atau kohesi sosial, ada empat elemen yang perlu diperhatikan, yaitu sebagai berikut: 1. Terpenuhinya hak asasi manusia. 2. Menjunjung tinggi harkat dan martabat seseorang. 3. Tidak adanya diskriminasi. 4. Adanya partisipasi aktif atau keikutsertaan individu.