The meaning of words related to intelligence is:
1. Intelligence, namely showing a high level of intelligence, sharp thinking, intelligent and sensible.
2. Intelligence, namely the power to make quick and precise reactions or adjustments both physically and mentally to new experiences, making the experience and knowledge that one already has ready to be used when faced with facts.
3. Intelligence, namely intelligent people or intellectuals.
4. Intelligence is a person whose job is to search for information for the needs of an organization, group or individual. (Basic Theory of Intelligence, National Police Security Intelligence Education Center of the Republic of Indonesia).
The definition of intelligence can also be divided into three parts, namely:
1. Intelligence as an activity, namely all efforts, actions and activities that are realized in the form of investigation, security and mobilization.
2. Intelligence as an organization, namely as an agency or tool used to carry out intelligence activities in accordance with its functions, namely investigation, security and mobilization, for example: State Intelligence Agency (BIN, MI6, Mossat, FBI, KGB), Security Intelligence Unit ( Police), Intelligence in the Prosecutor's Office, Intelligence in the Ministry of Finance and others.
3. Intelligence as a product, namely information material that has been processed which is then submitted to the leadership/party who needs it to be used as material for preparing plans, policies, and making decisions/actions that will be taken
Pengertian kata terkait intelijen adalah :
1. Inteligen yaitu menunjukkan tingkat kecerdasan yang tinggi, berpikir yang tajam, cerdas dan berakal.
2. Inteligensi yaitu daya membuat reaksi atau penyesuaian yang cepat dan tepat baik secara fisik dan mental terhadap pengalaman baru, membuat pengalaman dan pengetahuan yang telah dimiliki siap untuk dipakai apabila dihadapkan pada fakta.
3. Inteligensia yaitu kaum cerdik pandai atau para cendekiawan.
4. Intelijen yaitu orang yang bertugas untuk mencari bahan keterangan untuk kebutuhan organisasi, kelompok, atau perorangan. (Teori Dasar Intelijen, Pusat Pendidikan Intelijen Keamanan Kepolisian Republik Indonesia)
Pengertian intelijen dapat dibagi juga dalam tiga bagian, yaitu:
1. Intelijen sebagai kegiatan, yaitu segala usaha, tindakan dan kegiatan yang diwujudkan dalam bentuk penyelidikan, pengamanan dan penggalangan.
2. Intelijen sebagai organisasi, yaitu sebagai badan atau alat yang digunakan untuk menggerakkan kegiatan-kegiatan intelijen sesuai dengan fungsinya yaitu penyelidikan, pengamanan dan penggalangan, contohnya: Badan Intelijen Negara (BIN, MI6,Mossat,FBI,KGB), Satuan Intelijen Keamanan (Kepolisian), Intelijen di Kejaksaan, Intelijen di Departemen keuangan dan lain-lain.
3. Intelijen sebagai produk, yaitu bahan keterangan yang sudah diolah yang selanjutnya disampaikan kepada pimpinan/ pihak yang membutuhkan untuk digunakan sebagai bahan penyusunan rencana, kebijakan, dan pengambilan keputusan/ penindakan yang akan ditempuh
Intelligence Discourse
Intelligence is a person whose job is to search for information for the needs of an organization, group or individual.
Intelligence functions include carrying out investigations, security and mobilization. This also includes searching, finding and processing information as input for policy formulation and decision making.
Intelligence must be intelligent in reading and handling threats. With this intelligence (not power) intelligence should be able to minimize potential threats, close vulnerabilities and reduce risks due to security disturbances.
An Intelligence Network is a relationship between individuals, groups and certain agencies that can provide data and/or information or material for the purposes of intelligence tasks.
Types of tests for Intelligence.
1. Basic Competency Selection
2. Psychological tests.
3. Physical and mental health tests.
4. Physical fitness test.
5. Ideological mental test and interview, as well as final determination.
Intelijen yaitu orang yang bertugas untuk mencari bahan keterangan untuk kebutuhan organisasi, kelompok, atau perorangan.
Fungsi intelijen di antaranya menyelenggarakan penyelidikan, pengamanan, dan penggalangan. Termasuk pula mencari, menemukan, dan mengolah informasi sebagai bahan masukan untuk perumusan kebijakan dan pengambilan keputusan.
Intelijen harus cerdas dalam membaca dan menangani ancaman, dengan kecerdasan (bukan kekuasaan) inilah harusnya intelijen bisa memperkecil potensi ancaman, menutup celah kerawanan dan menurunkan risiko karena gangguan keamanan.
Jaringan Intelijen adalah hubungan antar perorangan, kelompok maupun instansi tertentu yang dapat memberikan data dan/atau informasi atau bahan keterangan untuk kepentingan tugas intelijen.
Jenis tes uji untuk Intelijen.
1.Seleksi Kompetensi Dasar
2. Tes psikologi.
3. Tes kesehatan fisik dan jiwa.
4. Tes kesamaptaan jasmani.
5. Tes mental ideologi dan wawancara, serta penentuan akhir.
Conspiracy Network
Conspiracy Network
In competitive matches, the serious problem faced is the opponent's cheating, not performance competition. Talking about monitoring, supervision, foresight is more important than intelligence. Because carefulness is prioritized regarding sensitivity when systemic conspiracy fraud occurs in the field. Sensitivity makes us sharper instincts, many inner clues will guide the judges in the competition.
Conspiracy preparations had been planned a year before the competition was held, they had created several scenarios to anticipate conditions if something unplanned happened. Thorough preparations from soft systems to hard systems are analyzed carefully until final if there is a conflict with the law. Analytical thinking is needed to catch indications of fraud by studying many past events and many social networks that must be mastered. Must master social network systems and cyber applications
Dalam pertandingan kompetisi masalah berat yang dihadapi adalah kecurangan lawannya bukan persaingan prestasi. Bicara monitoring pengawasan kejelian lebih penting daripada kecerdasan. Karena kejelian diprioritaskan menyangkut kepekaan rasa saat terjadi kecurangan secara konspirasi sistemik dilapangan. Kepekaan rasa membawa kita menjadi tajam naluri, banyak petunjuk secara batin akan membimbing juri dalam kompetisi tersebut.
Persiapan konspirasi sudah dilakukan perencanaannya setahun sebelum kompitisi dilakukan, mereka sudah membuat beberapa skenario untuk antisipasi kondisi bila terjadi diluar rencana. Persiapan matang secara soft system hingga hard system dianalisa dengan teliti hingga final bila terjadi gesekan terhadap hukum. Pemikiran analitik sangat dibutuhkan untuk menangkap indikasi kecurangan dengan mempelajari banyak kejadian masa lalu dan banyak jaringan masyarakat yang harus dikuasai. Wajib menguasai jaringan sistem secara sosial maupun aplikasi dunia maya.
Umbrella
With patience we are able to face the rain of problems without possibly eliminating life's problems, because the function of an umbrella is to hold back the rain, not to stop the rain. Why cry about fate, when time has passed. Don't blame yourself if you have turned rice into porridge. Time has passed and cannot be returned. Enjoy your own life even though it hurts because you still have friends, namely your children. Regret your decision but Allah still loves His servants. Keep smiling no matter how hard your exam is.
Dengan sabar kita mampu menghadapi hujan permasalahan tanpa mungkin menghilangkan permasalahan hidup, karena payung berfungsi menahan hujan bukan untuk menghentikan hujan. Buat apa menangisi nasib, bila waktu sudah berlalu. Tidak usah menyalahkan diri bila engkau sudah merubah beras menjadi bubur. Waktu berlalu tidak mungkin kembali. Nikmati hidup sendiri walau perih karena masih ada teman yaitu anak anakmu. Sesalkan atas keputusanmu tapi Allaah tetap menyayangi HambaNya. Tetap tersenyum seperih apapun ujianmu.
A heart Stroke
How nice it is, living off the tears of many people.
What pride, living from manipulation of the rules.
It's good to live as you are, just according to your needs. Not a target because of lust. Togetherness is delicious, but being selfish is the beginning of disaster for you and your family. Received a heart stroke at the end of his term because he was wrongful when flying during his prime.
Apa enak, hidup dari air mata orang banyak.
Apa bangga, hidup dari manipulasi aturan.
Yang enak hidup apa adanya, cukup sesuai kebutuhan. Bukan target karena keinginan syahwat. Kebersamaan itu nikmat, tapi egois adalah awal dari malapetaka bagi engkau dan Klg. Terima stroke jantung di akhir jabatan karena lalim saat berkibar semasa jaya.