Grave Screams

grave screams
Community Verified icon
We are given the blessings of worship, while in the bowels of the earth. Meanwhile, there are millions of souls. Screaming longing for prayers that were just a memory for him in the grave. His consciousness awoke when he found out that his muscles and organs had been eaten away by earthworms and termites. What was the meaning of your bones at that time, where was your pride and selfishness before?
Thankful we didn't hear screams as we passed through the ancestral graveyard. Advice has been given since we were babies until we were adults. You can imagine if our sense of hearing could be sensitive to hearing screams in the grave. Our heads can crawl because we are afraid of Allah's punishment for His servants who deviate from religious rules.
We are grateful that our parents have provided us with knowledge.

Kita diberi nikmat Ibadah, sementara di perut bumi. Sementara, Ada jutaan Ruh. Teriak merindukan salat yang tinggal kenangan baginya di kubur. Terbangun kesadarannya ketika tahu otot dan organ tubuhnya sudah di gerogoti cacing tanah dan para rayap. Apa arti tulangmu saat itu, dimana bangga serta egoismu dahulu.
Bersyukur kita tidak mendengar jeritan saat melintasi taman makam para leluhur. Nasehat sudah diberikan sejak kita bayi hingga dewasa. Bisa terbayang bila indra pendengaran kita bisa peka mendengar jeritan di kubur. Kepala kita bisa merinding karena takut akan Siksa Allah kepada hambanya yang menyimpang dari aturam agama.
Bersyukur kita sudah dibekali orang tua kita dengan ilmu.

Unique

A unique creature created by Allah, capable of covering all corners of a room in a short time, is:

a. Abstract time is invisible but the consequences are real if humans ignore...
b. Wind and light have no specific gravity but are dangerous if not taken into account...
c. Water is soft and cool, it turns out its density exceeds that of solid objects and can split a ship of any size...
d. Weather can bring natural disasters.

Conclusion: leave your arrogance behind, you weak and stupid people. It's time that determines your heart beats, not your brain.



Mahluk yang unik ciptaan Allah, mampu menutupi seluruh sudut ruangan dalam waktu cepat adalah :

a. Waktu abstrak tidak nampak tapi nyata akibat bila manusia mengabaikan,..
b. Angin dan cahaya tanpa berat jenis tapi berbahaya bila tidak diperhitimgkan,..
c. Air sifatnya lembut dan sejuk ternyata berat jenisnya melebihi benda padat dan bisa membelah kapal sebesar apapun,..
d. Cuaca mampu menghadirkan bencana alam.

Kesimpulannya : tinggalkan sombongmu, hai manusia lemah lagi pandir. Waktu yang menentukan jantungmu berdetak bukan otakmu.

Hamas and its Friends

Hamas and its friends always appear in battle without taking a step back, but you are the ones bombing hospitals and the people. Your citizens are being detained for good reasons, guaranteeing their comfort, but you are torturing our people. We gave you a ride alive, now you kill us. Face Hamas and its friends bravely, even if you want to bring friends from here and there. The Desert Lion of God is waiting for you. Ready to tear you apart with claws and fangs. Stop being a shy guy on the battlefield.

Hamas dan kawan kawan selalu tampil dalam pertempuran tanpa langkah mundur, tapi kalian yang membomb bardir rumah sakit dan rakyat. Wargamu ditahan karena alasan kebaikan, dijamin kenyamannya tapi kalian menyiksa bangsa kami. Kami beri kamu tumpangan hidup, sekarang kamu membunuh kami. Hadapi Hamas Dan Kawan Kawan secara gantel walau kamu mau bawa teman dari sana sini. Singa Gurun Allah telah menanti kalian. Sudah siap merobekmu dengan cakar dan taring. Berhenti jadi lelaki yang pemalu di medan laga

Sanering

Sanering or devaluation is cutting people's purchasing power through cutting the value of money. The same thing was not done with the prices of goods, so that people's purchasing power fell low.
Sanering in 1959 made people rush into banks to exchange money and shops to spend their money. After panic occurred, this policy caused the people's wealth accumulated over many years to disappear in an instant.
Sanering and redenomination are two different policies in terms of changes in the value of money, economic conditions, and implementation processes. Redenomination is the simplification of the value of a currency without changing its purchasing power, while sanering is a cut in the value of a currency which reduces its purchasing power.
Devaluation is similar to sanering. However, there is a difference where sanering is a reduction in the value of the domestic currency. Meanwhile, devaluation is a decrease in the exchange value of a foreign currency. The sanering policy is followed by withdrawing the current money and replacing it with new money.

Sanering atau devaluasi adalah pemotongan daya beli masyarakat melalui pemotongan nilai uang. Hal yang sama tidak dilakukan pada harga-harga barang, sehingga daya beli masyarakat menurun rendah.
Sanering pada 1959 membuat masyarakat menyerbu bank untuk menukarkan uang dan toko-toko untuk membelanjakan uangnya. Setelah terjadi kepanikan, kebijakan ini membuat kekayaan rakyat yang dikumpulkan bertahun-tahun ludes dalam sekejap.
Sanering dan redenominasi adalah dua kebijakan yang berbeda dalam hal perubahan nilai uang, kondisi ekonomi, dan proses penerapan. Redenominasi adalah penyederhanaan nilai mata uang tanpa mengubah daya belinya, sedangkan sanering adalah pemotongan nilai mata uang yang menurunkan daya belinya.
Devaluasi serupa dengan sanering. Namun, terdapat perbedaan di mana sanering merupakan pemotongan nilai untuk mata uang dalam negeri. Sedangkan devaluasi merupakan penurunan nilai tukar dari mata uang asing. Kebijakan sanering diikuti dengan penarikan uang yang sedang berlaku dan menggantikannya dengan uang baru.

PERFECTION OF REASON

Since humans were first given the ability to think, they will definitely want perfection in everything related to themselves.

Of course, perfection in question is in accordance with the level of development of his mental abilities.

KESEMPURNAAN AKAL

Sejak pertama kali manusia diberi kemampuan berpikir, pasti ia akan menginginkan kesempurnaan terhadap segala sesuatu yang berkaitan dengan dirinya.

Tentunya kesempurnaan yang dimaksud adalah sesuai dengan tingkat perkembangan kemampuan akal pikirannya tersebut.