Change is beautiful

Making change takes courage to be confident in doing it. You need to be good at controlling selfishness, because all this time you have been in your comfort zone. The tool: intention and motivation to do. change. Ready to face differences of opinion with the environment. You can do it!

Melakukan.perubahan butuh keberanian agar percaya diri dalam melakukannya. Perlu pandai mengendalikan egois diri, karena selama ini sudah dalam zona nyaman. Toolnya : niat dan motivasi untuk melakukan.perabahan. Siap menghadapi perbedaan pendapat dengan lingkungan. Anda pasti bisa!

People and experience

Mobile phones, satellites (communication tools), cars, motorcycles (vehicles) and system applications are made only to help people work according to thjke rules to achieve maximum results (efficient - effective). But if excessive and misused all facilities will be bad. This condition depends on humans with intentions. Sometimes bad things also provide benefits, such as: being late (because the plane is late so safe), injuries (due to injuries he did not leave, avoided from death on the road. Good or bad your life, how we process our needs can be controlled so that it gives goodness to many parties instead of giving trouble to others). environment. Sooner or later humans are matured by time and experience

Handphone, Satelit (alat komunikasi), mobil, motor (kendaraan) dan aplikasi system di buat hanya untuk membantu kerja orang sesuai aturan untuk tercapai hasil yang maksimal (efisien – efektif). Tapi bila berlebihan dan disalah gunakan semua fasilitas akan berakibat buruk. Kondisi tersebut tergantung manusia dengan niat. Kadang hal burukpun memberikan manfaat, seperti : telat(karena telat pesawat jadi selamet), luka (akibat luka dia tidak berangkat, dihindari dari maut dijalan. Baik buruknya hidupmu , bagaimana kita mengolah kebutuhan dapat dikendalikan sehingga memberi kebaikan pada banyak pihak bukan memberi kesulitan pada lingkungan. Cepat atau lambat manusia dimatangkan oleh waktu dan pengalaman

Child development

Don't live like a puppet, move when there is a mastermind. Build and form an attitude of initiative to children from a young age so that he grows up to have an early anticipation before it happens. Transmit an attitude of habituation to preparation and planning before leaving so that no equipment is left behind. Create a table to check the plan. Thus, he became an adult as an independent person. Get used to leading yourself

Jangan hidup seperti boneka, bergerak ketika ada dalang. Bangun dan bentuk sikap inisiatif kepada anak sejak usia kecil agar dia dewasa memiliki antisipasi lebih awal sebelum terjadi. Menularkan sikap pembiasaan diri untuk persiapan dan merencanakan sebelum berangkat agar tidak ada perlengkapan yang tertinggal. Buat tabel untuk periksa rencana. Sehingga, dia menjadi dewasa sebagai orang yang mandiri. Terbiasa memimpin diri sendiri

Habit theory

The characteristics of living things are; breathe, move, reproduce, need to eat and drink, grow and develop, adapt, react to the environment and produce waste. This theory of nature has existed since the existence of this nature. This nature is the basis for the concepts in the current theory such as the Sevent / Eihgt habbit. The theory is an explanation of human habits that have existed since time immemorial. Science has an attraction so that we can know what is contained in life until the end of the day. And life after death

Ciri mahluk hidup adalah; bernafas, bergerak, berkembang biak, butuh makan minum, tumbuh kembang, beradaptasi, bereaksi terhadap lingkungan dan menghasilkan limbah. Teori alam ini sudah ada sejak adanya alam ini. Alam ini yang menjadi dasar konsep pada Teori yang ada sekarang seperti sevent / Eihgt habbit. Teori tersebut merupakan penjelasan kebiasaan manusia yang sudah ada sejak dahulu kala. Ilmu itu memiliki daya tarik agar kita bisa mengetahui yang terkandung dalam kehidupan sampai hari akhir. Dan hidup setelah kematian.

Crime happens there is a chance, not an intention

The beginning of the harbinger of danger is not only, the sensitivity to catch a bad feeling, but is read by the opposite party from the habits of everyday people, begins; pay attention, then interesting to read until it finally comes to a conclusion. So the Observer is ready to do anything, can know the right time to subdue and even pounce on the victim, can take opportunities for personal gain or steal hearts and materials. Beware! Crime occurs not because of intention, but there is a gap of opportunity.

Awal dari pertanda bahaya bukan saja, kepekaan menangkap firasat buruk, akan tetapi dibaca pihak lawan dari kebiasaan orang sehari hari, dimulai; memperhatikan, lalu menarik untuk dibaca sampai pada akhirnya menjadi satu kesimpulan. Maka Sang Pemerhati siap untuk melakukan apa saja, bisa mengetahui waktu yang tepat untuk menaklukan bahkan menerkam korban, bisa mengambil kesempatan untuk keuntungan pribadi atau mencuri hati serta materinya. Waspadalah! Kejahatan terjadi bukan karena niat, tapi ada celah kesempatan.