Never Trust

It's most uncomfortable to experience in life being underestimated (not being ignored) by our friend's child. Never give trust to them and their family even if they only leave ant children. Because, our shadows are also not considered as living beings. Don't make it a complaint offense, you should avoid them like the distance between the poles. To minimize sins and many problems even though face to face.

Paling tidak enak bila mengalami dalam hidup diremehin (tidak di orangin) sama anaknya teman kita. Jangan pernah sekali kali memberikan amanah kepada mereka sekeluarga walau hanya menitipkan anak semut. Karena, bayangan kita juga tidak dianggap sebagai mahluk hidup. Jangan dibuat sebagai delik aduan, sebaiknya hindarkan mereka seperti jarak antar kutub. Untuk mempetkecil dosa dan banyak masalah walau bertatapan muka.

Atmosphere

Amanah

If we carry out the public mandate, then we face criticism/opinions from many parties. Patiently even though it makes the ears get hot. Because, many parties have an interest in conveying criticism well, sometimes opinions are conveyed to the public in a high/rough intonation. Why are we upset, it's better to just relax. Crude language is the ability of self-expression in describing criticism. That person is humiliating himself. However, if the opinion / criticism is conveyed with compensation like an academic, it will show the quality of intellectual communication skills. However, if you convey criticism with brutal words and inconsiderate sentences, then your human quality is clearly visible. This condition shows that the measure of self-ability is only below half the size of a normal human. Express your opinion in a polite, correct way. If negative in a bad way will grow the image. Don't expect to get enough value from viewers. Instead, they will be humiliated, they will be the subject of ridicule from listeners/readers who have a sweet face but are actually the subject of ridicule by everyone. Present yourself with commendable manners so that creatures will be afraid of you. Thus the writing of breakfast, hopefully it can be well received by all readers. Sorry if there are wrong words, Thank you for your attention and support, see you soon. XO

Bila kita menjalankan amanah publik, maka kita dengarkan kritik / pendapat banyak pihak. Dengan sabar walau membuat telinga jadi panas. Karena, banyak pihak yang berkepentingan dalam menyampaikan kritik secara baik, kadang opini publik disampaikan dengan cara intonasi tinggi / kasar. Buat apa kita kesal, lebih baik relax saja. Bahasa kasar itu merupakan ekspresi kemampuan diri dalam memaparkan kritikan. Pertanda orang itu sedang mempermalukan dirinya sendiri. Akan tetapi, bila pendapat / kritik disampaikan dengan santun seperti seorang akadimisi maka akan terlihat kualitas kemampuan berkomunikasi yang intelektual. Namun bila menyampaikan kritik dengan kata kata yang brutal dan kalimat yang ugal ugalan, maka terlihat jelas mutu manusianya. Kondisi tersebut, menampakan ukuran kemampuan diri hanya dibawah setengah ukuran manusia normal. Sampaikan pendapat dengan lisan yang santun, yang benar. Bila menyampaikan dengan cara buruk akan menumbuhkan image negatif. Jangan berharap mendapat nilai cukup dari pemirsa. Justru akan dipermalukan, akan menjadi bahan olok olok dari pendengar / pembaca yang berwajah manis tapi sebenarnya merupakan bahan cemoohan semua orang. Tampilkan diri dengan Tata Krama terpuji agar mahluk pun segan terhadap anda. Demikian tulisan sapan pagi, semoga dapat diterima dengan baik bagi pembaca semua. Maaf bila ada kata salah, Terima kasih atas perhatian dan dukngannya, sampai jumpa. XO

Wind – Time

Whereabouts Originally never known, passing like the wind will not return. It must be like death.
God's Secret.
Well well you live, Barzakh Court awaits you.
There is no position or property let alone bribes. We'll see later, if you can still laugh / pat your chest / raise your chin, maybe you don't even have time to cry. Because of the high pressure due to bad behavior during life.

Keberadaan Awalnya tidak pernah diketahui, lewat seperti angin tdk akan kembali. Perginya pasti seperti kematian.
Rahasia Illahi.
Baik baiklah engkau hidup, Pengadilan Barzakh menantimu.
Tidak ada jabatan maupun harta apalagi suap menyuap. Kita bisa lihat nanti, apakah masih bisa tertawa / menepuk dada / meninggikan dagu, mungkin nangis pun tidak sempat. Karena preasure tinggi akibat bejad akhlak semasa hidup.