Don't be proud that you only have tens of billions of rupiah in your account, because your money will evaporate due to your lifestyle needs, inflation, falling exchange rates due to deficits caused by bigger imports and leaks everywhere. The GDP of this village has fallen because of his actions. The hundreds of billions are already afraid of what to do to secure their coffers. You are too confident with your arrogance with tens of billions of capital. One trillion can be crushed in a matter of minutes, let alone coins. Look in the mirror first if only small capital. Crisis alert!! prepare your coffers with gold or rent a ten-door room. Or look for a partner with high market potential, don't just have expensive 99 octane, of course it's wasteful. Think wisely instead of thinking anarchically, it could be a heart attack. The lesson, Be humble in order to become a great person, because pride will destroy your personality and reputation.
Jangan bangga hanya memiliki puluhan milyar rupiah di rekening, karena uangmu akan menguap oleh kebutuhan gaya hidupmu, inflasi, jatuhnya nilai tukar karena defisit yang disebabkan import lebih besar dan kebocoran dimana-mana. GDP kampung sini merosot karena ulahnya. Yang ratusan milyar sudah ketakutan harus berbuat apa untuk mengamankan pundinya. Kamu terlalu percaya diri dengan sombongmu dengan bermodalkan puluhan milyar. Satu trilyun bisa habis dilumat dalam hitungan menit apalagi masih recehan. Bercermin dahulu kalau cuma modal kecil. Waspada krisis!! siapkan pundimu dengan emas atau kontrakan kamar sepuluh pintu. Atau cari pasangan yang pontensi marketnya tinggi jangan cuma memiliki oktan 99 mahal pastinya boros. Berfikir bijaksana bukan berfikir anarkis, bisa jadi sakit jantung. Hikmahnya, Jadilah orang yang rendah hati agar menjadi orang hebat, karena kedombongan akan menghancurkan pribadi dan reputasimu
We’ll see how they die
Estimates of what will happen if the depositor is correct but the principle is blamed. Will it be the end? want to be destroyed by the other side? But, is it possible that a mere creature can destroy the order of its creator. Or, God is showing the moral depravity of people and groups. On the other hand, he is testing a shameless servant. This story always repeats from every century arranged in years, months, weeks, days, hours, seconds. Written by the Creator in the most glorious holy book in the universe of the firmament. But the devil always turns the axis of truth. But what's even worse is that hordes of people and friends can be even more cruel than Pharaoh and Mustafa Kemal Atatürk. Let's see at the end of life, whether his death is tortured; swallowed by the sea or rejected by the earth to be buried in concrete. This is a concrete past fact, not a historical legend. Enough for those who previously experienced it. Don't let us and our great-grandchildren suffer a horrible death. Surprisingly there are still many people who follow in his footsteps with pride. I don't know what knowledge he learned in his life. Precisely denying the Noble Scriptures and even daring to burn it and as a result, the Creator shows a painful, miraculous punishment as advice. If anyone still wants to follow him, that's part of his life. Because they are immune to advice, maybe they were created from disputed land and the result of taking people's rights in vain. Hopefully the authors and readers are always protected by Allah SWT with an abundance of Rido and Grace. Salawat/Greetings to Rosul.
Perkiraan apa yang akan terjadi bila yang setor menjadi benar tapi yang prinsip disalahkan. Akankah kiamat? mau dihancurkan oleh orang seberang sana? Tapi, apa mungkin sekedar mahluk bisa merusak tatanan penciptanya. Atau, Tuhan sedang memperlihatkan kebobrokan moral orang dan kelompoknya. Pada sisi lain sedang menguji hamba yang tahu malu. Cerita ini selalu berulang dari tiap abad yang tersusun dalam tahun, bulan, minggu, hari, jam, detik. Tertulis Pencipta dalam kitab suci yang paling mulia di jagad cakrawala. Namun iblis selalu membelokan poros kebenaran. Tapi yang lebih hebat lagi ada gerombolan manusia dan kawan-kawan bisa lebih kejam dari Firaun dan Mustafa Kemal Atatürk. Ayo kita lihat akhir hayat, apakah kematiannya disiksa ; ditelan laut atau ditolak bumi hingga dikubur dalan beton. Ini fakta masa lalu yang konkrit bukan legenda sejarah. Cukup bagi mereka yangbterdahulu mengalami itu. Jangan sampai kita dan anak cucu buyut mengalami kematian yang mengerikan. Herannya masih banyak orang yang mengikuti jejaknya dengan bangga. Entah ilmu apa yang dipelajari semasa hidupnya. Justru mengingkari Kitab Suci yang Mulia bahkan berani membakarnya dan akibatnya hukuman ajab perih dinpertontonkan Pencipta sebagai nasehat. Bila ada yang masih ingin mengikutinya, itu bagian hidupnya. Karena mereka kebal nasehat, mungkin dahulu diciptakan dari tanah sengketa juga hasil merebut hak orang dengan bathil. Semoga penulis dan pembaca selalu dilindungi Allah SWT dengan limpahan Rido dan Rahmat. Salawat kepada Rosul.
The Science of Causal Reactions Between Men and Women

Since the beginning of human civilization, sex is no longer seen only as a way to produce offspring. Evolution proves that humans enjoy sex as a form of recreation and expression of affection, not mere reproduction. Even as time goes by, people continue to innovate so that sex feels more enjoyable. Whether it's through a variety of new sex positions, sex toys (sex toys) to support intimacy, to vaginal lubricants. But why does sex feel good? The pleasure felt when having sex is really different from other things in life. Like munching on good food or the pleasure of resting in bed. We know sex well because your body has a natural biological reaction to sexual stimulation. This feeling is also known as sexual pleasure. Sexual pleasure can be achieved in many ways, for example by touching, kissing, sight, hearing, words, or even through imagination. All parts of your body will work synergistically, from the brain, heart, blood, to intimate organs. This body reaction will create pleasure. From a man's point of view, sexual pleasure usually begins with an erection of the penis. Because, blood flow is pumped to the penis. Meanwhile, women will usually experience a wet vagina. When you feel passionate, the vagina will produce a natural lubricating fluid so that the female intimate area is wet. Sejak dimulainya peradaban manusia, berhubungan seks tak lagi dilihat hanya sebagai cara menghasilkan keturunan. Evolusi membuktikan bahwa manusia menikmati seks sebagai suatu bentuk rekreasi dan ekspresi kasih sayang, bukan sekadar reproduksi saja. Bahkan seiring berjalannya waktu, orang-orang terus berinovasi agar seks semakin terasa nikmat. Baik itu lewat beragam posisi seks baru, mainan seks (sex toys) penunjang keintiman, hingga pelumas vagina. Namun, mengapa berhubungan seks terasa enak? Kenikmatan yang dirasakan ketika melakukan intim sungguh berbeda dari hal-hal lain dalam hidup. Seperti mengunyah makanan enak atau nikmatnya istirahat di tempat tidur. Kita mengenal seks dengan enak karena tubuh Anda ada reaksi secara alamiah biologis terhadap rangsangan seksual. Perasaan tersebut juga dikenal sebagai kenikmatan seksual. Kenikmatan seksual bisa dicapai dengan berbagai hal, misalnya dengan sentuhan, ciuman, penglihatan, pendengaran, kata-kata, atau bahkan lewat imajinasi. Seluruh bagian tubuh Anda akan bekerja secara sinergis, mulai dari otak, jantung, darah, hingga organ intim. Reaksi tubuh inilah yang akan menciptakan kenikmatan. Dari sisi pria, nikmatnya seksual biasanya diawali ereksi penis. Karena, aliran darah dipompa menuju penis. Sementara itu, wanita biasanya akan mengalami vagina basah. Saat merasa bergairah, vagina akan memproduksi cairan pelumas alami sehingga daerah organ intim wanita basah.
Garam / Salt
The salt comes from seawater deposits. Seawater comes from rainwater that flows down through rivers and eventually empties into the sea, after which it will experience evaporation into clouds and fall back into rain. Throughout this process, the water that flows through the rivers carries mineral salts such as potassium, calcium, sodium and others. Simple thought, everything happens by God's will. Humans think to be grateful, because salt never expires and tastes good. Life is impossible without ; time, oxygen and taste. It can be bland, because of the process of becoming a child. Very delicious, Breath and touch. Which other favors do you deny.
Garam itu berasal dari endapan air laut. Air laut berasal dari air hujan yang turun yang mengalir melalui sungai-sungai dan pada akhirnya bermuara di laut, setelah itu akan mengalami menguap menjadi awan dan turun kembali menjadi hujan. Sepanjang proses tersebut, air yang mengalir melalui sungai-sungai membawa garam-garam mineral seperti kalium, kalsium, natrium dan lain-lain. Pemikiran sederhananya, semua terjadi atas kehendak Tuhan. Manusia berfikir untuk bersyukur, karena garam tidak pernah kadaluarsa dan rasanya enak. Hidup tidak mungkin tanpa ; waktu, oksigen dan rasa. Bisa hambar, karena proses menjadi anak. Teramat nikmat, Nafas dan sentuhan. Nikmat mana lagi yang kamu dustai.
Education as a vehicle for political development
The link between education and politics is understood by society in two ways. First there are groups of people who say that education is education and politics is politics or between the two separately. Second, there are groups of people who think that between the two are interrelated. Which opinion is the most appropriate is debatable, the first opinion assumes that mixing education and politics will be detrimental education because in politics there are bad or bad conditions according to group opinion certain society. The second opinion is quite reasonable because politics cannot only be understood. In a narrow sense, it should be remembered that politics in a narrow sense is defined as part of society as politics in the arena of national life in which there is competition between certain groups or groups to fight for a position or position that is desirable by all means. Keterkaitan antara pendidikan dan politik dipahami oleh masyarakat dalam dua hal. Pertama ada kelompok masyarakat yang mengatakan bahwa pendidikan adalah pendidikan dan politik adalah politik atau antara keduanya terpisah. Kedua ada kelompok masyarakat yang berpendapat bahwa antara keduanya saling berkaitan. Pendapat mana yang paling sesuai masih bisa diperdebatkan, pendapat yang pertama mengasumsikan bahwa mencampuradukkan antara pendidikan dan politik akan merugikan pendidikan karena didalam politik terdapat kondisi buruk atau jelek menurut pendapat kelompok masyarakat tertentu. Pendapat kedua cukup beralasan karena politik tidak dapat hanya dipahami. dalam arti sempit, perlu diingat bahwa politik dalam arti sempit diartikan sebagian masyarakat sebagai politik dalam percaturan kehidupan berbangsa dimana didalamnya terdapat persaingan antar kelompok atau golongan tertentu untuk memperebutkan suatu kedudukan atau posisi yang diinginkan dengan menghalalkan segala cara.