Logika renungan, seperti ; kopi pahit, gula manis perbedaan terlalu tipis. Seperti salah dengan benar. Manusia merasa benar ketika ada temuan.kesalahan sebagai perbandingan. Kebenaran harus dijaga, kesalahan diperbaiki untuk saling memaafkan. Qualitas kebenaran kurang ada bobot bila tidak ditemukan kesalahan. Akan lebih baik dapat diselesaikan dengan sabar dijelaskan manfaat kebenaran sampai tuntas.
Author Archives: Bambang Tutuko Kuntopati
Nothing lasts forever
Changes in the earth's surface are caused by the rotation of the earth on its axis in the path of the universe. These changes affect changes in the environment and all living things from real creatures to soft transparent because of different dimensions of nature. Changes also occur in large creatures to bacteria. So, change; nature, habits, physical even a shift in inner etiquette. Nothing lasts forever as long as it's only at the creature level. He must be extinct, no matter how high his knowledge is, let alone just the nickname of the richest man. The creature was too small in size or ability. If you want to admit that he is the greatest. Arrogance is not a creature's right. That is the right of the Creator, namely: Allah SWT. There is no God but Allah. Muhammad Rasulullah. Nothing lasts forever except Allah
Tidak ada yang kekal
Perubahan permukaan bumi disebabkan oleh rotasi bumi pada porosnya dijalur pada jagad raya. Perubahan itu mempengaruhi perubahan lingkungan dan semua mahluk hidup dari yang mahluk nyata sampai lembut transparan karena beda dimensi alam. Perubahan juga terjadi pada mahluk yang besar hingga bakteri. Sehingga, perubahan; sifat, kebiasaan, fisik bahkan pergeseran adab batin. Tidak ada yang Abadi selama hanya di level mahluk. Dia pasti punah, setinggi apapun ilmunya apalagi hanya cuma julukan manusia terkaya. Mahluk itu terlalu kecil ukuran maupun kemampuannya. Bila mau mengaku dirinya paling hebat. Sombong itu bukan Haknya mahluk. Itu haknya Pencipta, yaitu: Allah SWT. Tidak ada Tuhan, Selain Allah. Muhammad Rosulullah
your eyelids
Be satisfied, Hai Fulan blocked the way of the people's kindness. The master of all will open a big door elsewhere
immediately. Wait for that day you will see, because the earth is still too wide for you to close tightly. May you learn to be ashamed of how little knowledge you have mastered, like your knowledge is a drop of water in the ocean. Try to think, because your final day is drawing near in front of your eyelids
your eyelids
Berpuas-puaslah, Hai Fulan menutup jalan kebaikan orang banyak. Ahli dari segalanya akan membuka pintu besar di tempat lain
dengan segera. Tunggulah pada hari itu akan engkau saksikan, karena bumi ini masih terlalu lebar untuk engkau tutup rapat. Semoga engkau belajar tahu malu betapa masih sedikit ilmu yang engkau kuasai, ibarat ilmumu setitik air di samudera. Coba berfikir, karena hari akhirmu semakin dekat di depan kelopak mata