Author Archives: Bambang Tutuko Kuntopati
Amanah
If we carry out the public mandate, then we face criticism/opinions from many parties. Patiently even though it makes the ears get hot. Because, many parties have an interest in conveying criticism well, sometimes opinions are conveyed to the public in a high/rough intonation. Why are we upset, it's better to just relax. Crude language is the ability of self-expression in describing criticism. That person is humiliating himself. However, if the opinion / criticism is conveyed with compensation like an academic, it will show the quality of intellectual communication skills. However, if you convey criticism with brutal words and inconsiderate sentences, then your human quality is clearly visible. This condition shows that the measure of self-ability is only below half the size of a normal human. Express your opinion in a polite, correct way. If negative in a bad way will grow the image. Don't expect to get enough value from viewers. Instead, they will be humiliated, they will be the subject of ridicule from listeners/readers who have a sweet face but are actually the subject of ridicule by everyone. Present yourself with commendable manners so that creatures will be afraid of you. Thus the writing of breakfast, hopefully it can be well received by all readers. Sorry if there are wrong words, Thank you for your attention and support, see you soon. XO
Bila kita menjalankan amanah publik, maka kita dengarkan kritik / pendapat banyak pihak. Dengan sabar walau membuat telinga jadi panas. Karena, banyak pihak yang berkepentingan dalam menyampaikan kritik secara baik, kadang opini publik disampaikan dengan cara intonasi tinggi / kasar. Buat apa kita kesal, lebih baik relax saja. Bahasa kasar itu merupakan ekspresi kemampuan diri dalam memaparkan kritikan. Pertanda orang itu sedang mempermalukan dirinya sendiri. Akan tetapi, bila pendapat / kritik disampaikan dengan santun seperti seorang akadimisi maka akan terlihat kualitas kemampuan berkomunikasi yang intelektual. Namun bila menyampaikan kritik dengan kata kata yang brutal dan kalimat yang ugal ugalan, maka terlihat jelas mutu manusianya. Kondisi tersebut, menampakan ukuran kemampuan diri hanya dibawah setengah ukuran manusia normal. Sampaikan pendapat dengan lisan yang santun, yang benar. Bila menyampaikan dengan cara buruk akan menumbuhkan image negatif. Jangan berharap mendapat nilai cukup dari pemirsa. Justru akan dipermalukan, akan menjadi bahan olok olok dari pendengar / pembaca yang berwajah manis tapi sebenarnya merupakan bahan cemoohan semua orang. Tampilkan diri dengan Tata Krama terpuji agar mahluk pun segan terhadap anda. Demikian tulisan sapan pagi, semoga dapat diterima dengan baik bagi pembaca semua. Maaf bila ada kata salah, Terima kasih atas perhatian dan dukngannya, sampai jumpa. XO
Wind – Time
Whereabouts Originally never known, passing like the wind will not return. It must be like death.
God's Secret.
Well well you live, Barzakh Court awaits you.
There is no position or property let alone bribes. We'll see later, if you can still laugh / pat your chest / raise your chin, maybe you don't even have time to cry. Because of the high pressure due to bad behavior during life.
Keberadaan Awalnya tidak pernah diketahui, lewat seperti angin tdk akan kembali. Perginya pasti seperti kematian.
Rahasia Illahi.
Baik baiklah engkau hidup, Pengadilan Barzakh menantimu.
Tidak ada jabatan maupun harta apalagi suap menyuap. Kita bisa lihat nanti, apakah masih bisa tertawa / menepuk dada / meninggikan dagu, mungkin nangis pun tidak sempat. Karena preasure tinggi akibat bejad akhlak semasa hidup.
Prevent Neglect with initiative
When studied a situation in analytical thinking, there is a dangerous effect that arises from the attitude of omission. At first this group only traded in one place politely, as the days turned into weeks, months and years. Because they are left alone then they have influence little by little step by step. So beautiful playing as a player can finally read. There is a gap in the habits and culture of the surrounding community. There is an intention to plan to control the area with various strategies and even provide a budget to realize the ambitions of the desire through a mature plan that is managed in the Team. They will overcome the cultural constraints of the people by studying the habits of the rulers. The more you know and know the data information from the team crew, the more confident your steps will be to take control and the next step is the ambition to take over the control of the authorities so that they can own them. They do not hesitate to do in any way. Because, to win, you will not count the amount of money as well as the material. The decision is taken to win even though it is cunning, because the profits are in front of the eyes to exploit the potential of nature (capitalist economic principles). What good is it if cheating can be achieved easily. The bad is extolled, the good is thrown away. Cheating is assumed, the way is effective. Kindness is assumed to be inefficient. The end of the era is completely reversed, the hegemonists are getting more and more followers. Worship is ignored, the glittering world is prioritized. Each generation is led to follow in their footsteps. One day they will admit that they are worthy of worship. Hopefully the events of the end of time with its many signs, become a lesson for those of us who want to think clearly with common sense. Do not have an attitude of omission because the impact is detrimental. Initiate preventive measures before the situation becomes complicated to unravel. Greetings from the author of XO
Bila dipelajari suatu keadaan dalam pemikiran analisa, ada satu dampak bahaya yang timbul dari sikap pembiaran. Awalnya sekumpulan ini hanya berdagang di suatu tempat dengan santun, waktu berjalan hari berganti minggu, bulan dan tahun. Karena dibiarkan lalu mereka punya pengaruh sedikit demi sejengkal langkah. Begitu cantik bermain sebagai pemain pada akhirnya dapat membaca. Ada celah dalam kebiasaan dan budaya masyarakat sekitar. Munculah niat rencana untuk menguasai wilayah dengan berbagai strategi bahkan memberikan anggaran untuk merealisasikan ambisi keinginan melalui rencana matang yang dikelola dalam Tim. Kendala budaya masyarakat akan mereka lalui dengan mempelajari kebiasaan penguasa. Semakin mengenal dan mengetahui informasi data dari crew tim maka semakin yakin langkahnya untuk menguasai dan langkah berikutnya adalah ambisi mengambil alih kendali penguasa agar dapat memiliki. Mereka tidak segan-segan berbuat dengan cara apapun. Karena, untuk meraih kemenangan tidak akan menghitung jumlah uang juga materinya. Keputusan diambil harus menang walaupun licik, karena keuntungan didepan mata untuk mengeruk potensi alam (prinsip ekonomi yang kapitalis). Buat apa baik kalau dengan kecurangan dapat diraih dengan mudah. Yang buruk disanjung, yang baik dicampakan. Kecurangan di asumsikan, cara efektif. Kebaikan di asumsikan tidak efisien. Akhir zaman serba terbalik, Semakin mengenal dan mengetahui informasi data dari crew tim maka semakin yakin langkahnya untuk menguasai dan langkah berikutnya adalah ambisi mengambil alih kendali penguasa agar dapat memiliki. Mereka tidak segan-segan berbuat dengan cara apapun. Karena, untuk meraih kemenangan tidak akan menghitung jumlah uang juga materinya. Keputusan diambil harus menang walaupun licik, karena keuntungan didepan mata untuk mengeruk potensi alam (prinsip ekonomi yang kapitalis). Buat apa baik kalau dengan kecurangan dapat diraih dengan mudah. Yang buruk disanjung, yang baik dicampakan. Kecurangan di asumsikan, cara efektif. Kebaikan di asumsikan tidak efisien. Akhir zaman serba terbalik, para hegemonis semakin banyak pengikutnya. Ibadah di abaikan dunia gemerlap di prioritaskan. Tiap generasi di giring mengikuti langkah mereka. Suatu ketika mereka akan mengakui dirinyalah yang patut disembah. Semoga kejadian akhir jaman dengan banyak tanda-tandanya, menjadi pelajaran buat kita yang mau berfikir jernih dengan akal sehat. Jangan ada sikap pembiaran karena dampaknya merugikan. hegemonis semakin banyak pengikutnya. Ibadah di abaikan dunia gemerlap di prioritaskan. Tiap generasi di giring mengikuti langkah mereka. Suatu ketika mereka akan mengakui dirinyalah yang patut disembah. Semoga kejadian akhir jaman dengan banyak tanda-tandanya, menjadi pelajaran buat kita yang mau berfikir jernih dengan akal sehat. Jangan ada sikap pembiaran karena dampaknya merugikan. Berinisiatif langkah pencegahan sebelum keadaan menjadi rumit untuk diurai. Salam merdeka dari penulis XO
About Us
Maintain good relations and feelings towards ; First, your best friend, don't turn your back on your best friend, let alone break a promise. Because, that person will be better than your sibling. Your two neighbors, because if we have trouble living and dying, the first to take care of your corpse are they are not your brothers. The three honest traders, because every time we make a transaction, he will give the best goods and listen to our complaints and even tell us about his good experiences as knowledge sharing. Lastly your Master, this noble person is present at the end of every meeting with everyone. The teacher will explain with a sense other than his knowledge to make conclusions and draw wisdom. Always keep your manners to them, the results you always get when the harvest arrives in the world and the hereafter

Jagalah hubungan baik dan perasaan kepada ; Pertama teman baikmu, jangan kamu berpaling dari teman terbaikmu apalagi mengingkari janji. Karena, orang tersebut akan lebih baik dari saudara kandungmu. Kedua tetanggamu, karena bila kita kesusahan hidup dan meninggal yang pertama mengurusi jenazahmu adalah mereka bukan saudaramu. Ketiga pedagang yang jujur, karena setiap kita melakukan transaksi, dia akan memberikan barang yang terbaik dan mendengarkan keluh kesah kita bahkan banyak diceritakan pengalaman baiknya sebagai sharing ilmu. Yang terakhir Gurumu, orang mulia ini hadir diakhir karena setiap pertemuan dengan semua orang. Guru akan menjelaskan dengan rasa selain ilmunya untuk dijadikan kesimpulan serta ditarik hikmah. Jaga selalu adab kepada mereka, hasilnya selalu engkau dapatkan saat panen tiba dunia dan akherat









