Impossible

Is it possible? In the Middle Ages natural phenomena occurred. Day becomes night. It is impossible without the time of day being 24 hours and not being able to hide the time of night. Because creatures must rest, when against the nature of nature. Certainly! It ended in a fatal disaster and there was no bargaining. That creature, only runs job desc. Not given the right to determine.

Mungkinkah? Pada pertengahan tahun terjadi peristiwa phenomena alam yang wajar. Siang menjadi malam. Tidak mungkin memaksakan waktu siang menjadi 24 jam dan tidak bisa terjadi menyembunyikan waktu malam. Karena mahluk wajib istirahat, bila melawan kodrat alam. Pasti ! Berujung fatal lalu terjadi bencana tanpa ditawar. Mahluk itu, hanya menjalankan job desc. Tidak diberikan hak untuk menentukan.

History=time

A father must have a big sin. So, there is no need to bring up the sins of their descendants. A child's disgrace depends, how do you set an example; toto chromo, morality and etiquette. Humans have many weaknesses in each of their joints, without having to be noted or said. History is synonymous with time, it cannot be changed. Because the universe records every event and its perpetrator.

Indonesia
Seorang Bapak pasti punya dosa besar. Jadi, tidak perlu mengungkit-ungkit dosa keturunannya. Aib seorang anak tergantung, bagaimana cara Bapak memberikan contoh ; toto kromo, akhlak dan adab. Manusia itu banyak kelemahan di tiap persendiaannya, tanpa harus dicatat atau diucapkan. Sejarah identik dengan waktu, tidak mungkin di rubah. Karena alam semesta merekam setiap kejadian dan pelakunya.

History=time

A father must have a big sin. So, there is no need to bring up the sins of their descendants. A child's disgrace depends, how do you set an example; toto chromo, morality and etiquette. Humans have many weaknesses in each of their joints, without having to be noted or said. History is synonymous with time, it cannot be changed. Because the universe records every event and its perpetrator.

Indonesia
Seorang Bapak pasti punya dosa besar. Jadi, tidak perlu mengungkit-ungkit dosa keturunannya. Aib seorang anak tergantung, bagaimana cara Bapak memberikan contoh ; toto kromo, akhlak dan adab. Manusia itu banyak kelemahan di tiap persendiaannya, tanpa harus dicatat atau diucapkan. Sejarah identik dengan waktu, tidak mungkin di rubah. Karena alam semesta merekam setiap kejadian dan pelakunya.

History=time

A father must have a big sin. So, there is no need to bring up the sins of their descendants. A child's disgrace depends, how do you set an example; toto chromo, morality and etiquette. Humans have many weaknesses in each of their joints, without having to be noted or said. History is synonymous with time, it cannot be changed. Because the universe records every event and its perpetrator.

Indonesia
Seorang Bapak pasti punya dosa besar. Jadi, tidak perlu mengungkit-ungkit dosa keturunannya. Aib seorang anak tergantung, bagaimana cara Bapak memberikan contoh ; toto kromo, akhlak dan adab. Manusia itu banyak kelemahan di tiap persendiaannya, tanpa harus dicatat atau diucapkan. Sejarah identik dengan waktu, tidak mungkin di rubah. Karena alam semesta merekam setiap kejadian dan pelakunya.

Followed up

There is one complicated condition, when the decision must be followed up. Is it better to destroy a diseased part of the body than to sacrifice his life? There is an inner battle when one hand hurts, which is not necessarily a broken finger. However, it must be amputated. The inner counter with logic adds to the confusion. In the end it was amputated. Physical pressure was initially greatly dramatized by the environment and the person. But in the end, you get used to it, so you can control your lust. Healthy to save lives even if you lose 1 limb. Just think about it.inner war or not

Indonesia
Ada satu kondisi rumit, ketika keputusan harus ditindak lanjuti. Apakah, lebih baik menghancurkan 1 bagian tubuh yang sakit daripada mengorbankan nyawanya. Terjadi perang batin ketika satu tangan sakit, dimana belum tentu jarinya rusak. Tapi, harus diamputasi. Kontra batin dengan logika menambah suasana bingung. Pada akhirnya diamputasi. Tekanan fisik pada awalnya sangat di dramatisir oleh lingkungan dan pribadinya. Namun pada akhirnya terbiasa, hingga mampu mengendalikan hawa nafsu. Sehat untuk menyelamatkan nyawa walau menghilangkan 1 anggota badan. Renungkan saja.Perang batin atau tidak