Courage is present not the absence of fear. Because, the fear arrived. Fear of acting as a means of signaling danger will come closer. So that you can safely reach your destination.
Keberanian itu hadir bukannya tidak adanya rasa takut. Karena, rasa takut itu tiba. Takut berperan sebagai alat pemberi signal bahaya akan merapat. Supaya dirimu selamat mencapai tujuan.
Politics, are; one principle, conditions and paths, methods and tools that will be used to achieve certain goals or a situation that we want accompanied by the means and tools that we will use to achieve the objective goals according to the plan. In the sense of wisdom (Policy). Politics is the use of certain considerations which are considered more to ensure the implementation of a business, ideals/wants or circumstances that we want.
Politik, adalah ; satu azas, keadaan serta jalan, cara dan alat yang akan digunakan untuk mencapai tujuan tertentu atau suatu keadaan yang kita kehendaki disertai dengan cara dan tools yang akan kita gunakan untuk mencapai tujuan objektive sesuai rencana. Dalam arti kebijaksanaan (Policy). Politik adalah penggunaan pertimbangan-pertimbangan tertentu yang yang dianggap lebih menjamin terlaksananya suatu usaha, cita-cita/keinginan atau keadaan yang kita kehendaki.
Character assassination is an attempt to damage people's reputations. These actions may include exaggerating statements or manipulating facts to give a false image. Character assassination is a form of defamation and can take the form of an argument. Slanderous words of lies, not based on the truth and spread to vilify and bring down others. The definition of Slander according to Islam can also be done without you realizing it while it is taking place. Doing so will be very dangerous to life, even if the person is not aware of doing it
Pembunuhan karakter, adalah usaha merusak reputasi orang. Tindakan ini dapat meliputi pernyataan yang melebih-lebihkan atau manipulasi fakta untuk memberikan citra yang tidak benar. Pembunuhan karakter adalah suatu cara pencemaran nama baik dan bisa berupa argumen. Fitnah perkataan bohong, tidak berdasarkan kebenaran serta disebarkan untuk menjelekkan dan menjatuhkan orang lain. Pengertian fitnah menurut islam juga bisa dilakukan tanpa Anda sadari ketika sedang berlangsung. Hal tersebut akan sangat membahayakan kehidupan, meski orang tersebut tidak sadar melakukannya
Life is sometimes strange when; only know the theory. But you will understand if you know the meaning of Divine Iradat and destiny. Such conditions; you will feel farther away if you are too close. Being with friends feels closer even though they are far from each other. Different emotional bonds do not guarantee intimacy. But the bond of togetherness in experience feels more solid. Intentions will be motivated if the feeling is united in the spirit container. Determined to unite in one goal and ideals
Hidup itu terkadang aneh bila ; hanya mengetahui teorinya. Tapi akan memahami bila mengetahui makna dari Iradat Illahi dan takdirnya. Seperti kondisi ; dengan saudara akan terasa lebih jauh bila terlalu dekat. Bersama teman terasa lebih dekat walaupun saling berjauhan. Perbedaan ikatan emosi tidak menjamin keakraban. Tapi ikatan kebersamaan dalam pengalaman terasa lebih merekat. Niat akan termotivasi bila rasa bersatu dalam wadah semangat. Tekat ingin bersatu dalam satu tujuan dan cita-cita
Di tengah perbincangan dengan para sahabat, tiba-tiba Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tertawa ringan sampai terlihat gigi depannya.
Umar r.a. yang berada di situ, bertanya :“Apa yang membuatmu tertawa wahai Rasulullah ?”
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menjawab : “Aku di beritahu Malaikat, bahwa pada hari kiamat nanti, ada dua orang yang duduk bersimpuh sambil menundukkan kepala di hadapan Allah Subhanahu Watta’la”.
Salah seorang mengadu kepada Allah sambil berkata : ‘Ya Rabb, ambilkan kebaikan dari orang ini untukku karena dulu ia pernah berbuat dzalim kepadaku’.
Allah Subhanahu Wa ta’la berfirman : “Bagaimana mungkin Aku mengambil kebaikan saudaramu ini, karena tidak ada kebaikan di dalam dirinya sedikitpun ?”
Orang itu berkata : “Ya Rabb, kalau begitu, biarlah dosa-dosaku di pikul olehnya”.
Sampai di sini, mata Rasulullah berkaca-kaca. Rasulullah tidak mampu menahan tetesan airmatanya. Beliau menangis.
Lalu, beliau Rasulullah berkata : “Hari itu adalah hari yang begitu mencekam, di mana setiap manusia ingin agar ada orang lain yang memikul dosa-dosa nya”.
Rasulullah melanjutkan kisahnya. Lalu Allah berkata kepada orang yang mengadu tadi : “Sekarang angkat kepalamu”. Orang itu mengangkat kepalanya, lalu ia berkata : “Ya Rabb, aku melihat di depanku ada istana-istana yang terbuat dari emas, dengan puri dan singgasananya yang terbuat dari emas & perak bertatahkan intan berlian. Istana-istana itu untuk Nabi yang mana, ya Rabb ?
Untuk orang shiddiq yang mana, ya Rabb ?
Untuk Syuhada yang mana, ya Rabb ?”
Allah berfirman : “Istana itu di berikan kepada orang yang mampu membayar harganya”.
Orang itu berkata : “Siapakah yang mampu membayar harganya, ya Rabb ?”
Allah berfirman : “Engkau pun mampu membayar harganya”.
Orang itu terheran-heran, sambil berkata : “Dengan cara apa aku membayarnya, ya Rabb ?”
Allah berfirman : “Caranya, engkau MAAFKAN saudaramu yang duduk di sebelahmu, yang kau adukan kezalimannya kepada-Ku”.
Orang itu berkata : “Ya Rabb, kini aku memaafkannya”.
Allah berfirman : “Kalau begitu, gandeng tangan saudaramu itu, dan ajak ia masuk ke surga bersamamu”.
Setelah menceritakan kisah itu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. berkata : “Bertakwalah kalian kepada Allah dan hendaknya kalian SALING BERDAMAI dan MEMAAFKAN. Sesungguhnya Allah mendamaikan persoalan yang terjadi di antara kaum muslimin”.
(Kisah di atas terdapat dalam hadits yang di riwayatkan oleh Imam al-Hakim, dengan sanad yang shahih).
Saudara dan sahabatku tercinta, amalan hati yang nilainya tinggi di hadapan Allah adalah : Meminta maaf, memberi maaf, dan saling memaafkan.
“Maka dari itu Maafkan diriku ya Saudaraku dan Sahabatku tersayang, sekiranya aku pernah menyakitimu dalam perkataan dan perbuatan.”