Stalking

In general, stalking is unwanted monitoring by individuals or groups of other people. Another term for stalking is stalking. According to the Cambridge Dictonary, stalking is an illegal crime committed by following or watching someone over a period of time.
Stalking comes from the verb stalk. Launching the Vocabulary, the verb stalk or stalk means to pursue carefully, and often clandestinely. Originally stalking was a term used to describe hunters who follow their prey and wait for the right moment to strike. Stalking is the act of chasing someone.


Pada umumna stalking adalah pemantauan yang tidak diinginkan oleh individu atau kelompok terhadap orang lain. Sebutan lain dari stalking adalah menguntit. Menurut Cambridge Dictonary, stalking adalah kejahatan ilegal yang dilakukan dengan mengikuti atau mengawasi seseorang dalam periode waktu tertentu.
Stalking berasal dari kata kerja stalk. Melansir Vocabulary, kata kerja stalk atau menguntit berarti mengejar dengan hati-hati, dan sering kali secara sembunyi-sembunyi. Awalnya stalking adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pemburu yang mengikuti mangsanya dan menunggu saat yang tepat untuk menyerang. Stalking adalah tindakan mengejar seseorang.

Death like our neighbors

There are many assumptions circulating that good and pious people die faster.

Whereas humans do not know when and where death will pick them up.

In fact, basically death does not look at someone as old or young, even rich or poor.

All will get their turn to face the Almighty.

everything has become the decree of Allah SWT.

“So pious people die quickly not because of their piety, or bad people live long not because of their crimes. But all because of God's decree.

The death of a good person is mentioned first so that his actions and behavior are followed by those around him. It is hoped that good moments and memories will spread around him so that good things will continue to be maintained until the world ends.

Of course the problem of death is actually the destiny of Allah SWT. Humans may make many assumptions and bring up logic, but everything still returns to the destiny of Allah SWT.

Notes:
Certain habits, which are related to an unhealthy lifestyle, have the risk of making a person die young. This is because these bad habits trigger a number of deadly diseases, such as heart disease.

Banyak anggapan yang beredar bahwa orang baik dan saleh lebih cepat mati.

Padahal manusia tidak tahu kapan dan dimana kematian akan menjemputnya.

Padahal, pada dasarnya kematian tidak memandang seseorang itu tua atau muda, bahkan kaya atau miskin sekalipun.

Semua akan mendapat giliran menghadap Yang Maha Kuasa.

semuanya sudah menjadi ketetapan Allah SWT.

“Jadi orang saleh cepat mati bukan karena takwanya, atau orang jahat berumur panjang bukan karena kejahatannya. Tapi semua karena ketetapan Tuhan.

Kematian orang baik disebutkan terlebih dahulu agar tindakan dan perilakunya diikuti oleh orang-orang di sekitarnya. Momen dan kenangan baik diharapkan tersebar di sekelilingnya sehingga hal-hal baik terus dipertahankan hingga dunia berakhir.

Tentu masalah kematian sebenarnya adalah takdir Allah SWT. Manusia boleh saja banyak berasumsi dan memunculkan logika, namun semuanya tetap kembali pada takdir Allah SWT.

Catatan:
Kebiasaan tertentu yang berkaitan dengan gaya hidup tidak sehat berisiko membuat seseorang mati muda. Pasalnya, kebiasaan buruk tersebut memicu sejumlah penyakit mematikan, seperti penyakit jantung.

The Appearance of a Rainbow

The process of the formation of the sun involves three stages viz
1. Reflection
2. Dispersion
3. Refraction.

The appearance of a rainbow is caused by two elements, namely the presence of sunlight and raindrops. If the sun's rays shine on the rain, then the rainwater will reflect the light and refract various colors. But if that doesn't happen, then the rainbow won't appear.


Proses terbentuknya matahari melibatkan tiga tahap yakni
1. Refleksi
2. Dispersi
3. Refraksi.

Munculnya pelangi disebabkan oleh dua unsur yakni adanya sinar matahari dan tetesan air hujan. Jika sinar Matahari bersinar di atas hujan, maka air hujan akan merefleksikan cahaya dan membiaskan bermacam-macam warna. Namun jika hal itu tidak terjadi, maka pelangi tidak akan muncul.

Doomsday Sign

Golden mountain in South Kivu Province, Congo. This discovery is associated with the coming of the end of time or doomsday.
This comes from the drying up of the Euphrates River which turned into a mountain of gold. However, the location where the mountain of gold was found is very far from the Euphrates River. In a Hadith in the history of Bukhari and Muslim, Rasulullah SAW said: "There is near a time of doomsday when the Euphrates River will recede, then a treasury of gold will appear, then whoever is present at there let him not take anything from it."
Signs of the end times.
1. Splitting the Moon.
2. The Emergence of Fire from Medina
3. The emergence of the Dajjal 4. The slave girl gave birth to her master and many tall buildings.
5. Lots of ignorance and loss of religious knowledge.
6. Appointed by the Prophet Muhammad as the Prophet of the end of time.
7. Out comes a talking reptile.
8. The sun rises from the west.

Gunung emas di Provinsi Kivu Selatan, Kongo. Penemuan ini dikaitkan dengan datangnya akhir zaman atau kiamat.
Hal ini berasal dari mengeringnya Sungai Efrat yang berubah menjadi gunung emas. Namun lokasi ditemukannya gunung emas sangat jauh dari Sungai Efrat.Dalam suatu Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda: "Sudah dekat suatu masa kiamat di mana Sungai Efrat akan menjadi surut airnya, lalu tampak perbendaharaan daripada emas, maka barang siapa yang hadir di situ janganlah ia mengambil sesuatu pun daripada harta itu."
Tanda-tanda akhir zaman.
1. Terbelahnya Bulan .
2. Munculnya Api dari Medinah
3. Munculnya Dajjal 4. Budak perempuan melahirkan tuannya dan banyak bangunan tinggi.
5. Banyaknya kebodohan dan hilangnya ilmu agama.
6. Diangkat Nabi Muhammad sebagai Rosul alhir zaman.
7. Keluar mahluk melata yang dapat bicara.
8. Terbit matahari dari barat.

Food Security

Food security is the availability of food and one's ability to access it. A household is said to have food security if the occupants are not in a state of hunger or are haunted by the threat of hunger. 43 main components of food security, namely; food availability, food access, and food utilization. Food availability is the ability to have a sufficient amount of food for basic needs. Access to food is the ability to have the resources, both economically and physically, to obtain nutritious food. Utilization of food is the ability to use food materials properly and proportionately.


Ketahanan pangan adalah ketersediaan pangan dan kemampuan seseorang untuk mengaksesnya. Sebuah rumah tangga dikatakan memiliki ketahanan pangan jika penghuninya tidak berada dalam kondisi kelaparan atau dihantui ancaman kelaparan. 3 komponen utama ketahanan pangan, yaitu ; ketersediaan pangan, akses pangan, dan pemanfaatan pangan. Ketersediaan pangan adalah kemampuan memiliki sejumlah pangan yang cukup untuk kebutuhan dasar. Akses pangan adalah kemampuan memiliki sumber daya, secara ekonomi maupun fisik, untuk mendapatkan bahan pangan bernutrisi. Pemanfaatan pangan adalah kemampuan dalam memanfaatkan bahan pangan dengan benar dan tepat secara proporsional.