The 3 stages that slowly weaken democracy without realizing it.
1. “master the referee”. Replace power holders in neutral state institutions with supporters of the status quo.
2. "eliminate opposing players". Get rid of political opponents by way of criminalization, bribes, or scandals.
3. "change the rules of the game". Change state regulations to legalize the addition and perpetuation of power.
Such a gradual weakening of democracy can lead to a "shifting baseline syndrome", namely gradual and gradual changes until the public becomes accustomed to the new conditions, which are actually bad.
3 tahapan yang perlahan melemahkan demokrasi tanpa disadari.
1. "kuasai wasit". Ganti pemegang kekuasaan di lembaga negara yang netral dengan pendukung status quo.
2. "menghilangkan pemain lawan". Singkirkan lawan politik dengan cara kriminalisasi, suap, atau skandal.
3. "ubah aturan main". Mengubah peraturan negara untuk melegalkan penambahan dan pengabadian kekuasaan.
Pelemahan demokrasi secara bertahap seperti itu dapat menimbulkan “sindroma shifting baseline”, yaitu perubahan bertahap dan berangsur-angsur hingga masyarakat menjadi terbiasa dengan kondisi baru yang sebenarnya buruk.
Author Archives: Bambang Tutuko Kuntopati
humoris smart chalenge read politis diplomasi
Emotions
If there is ego then emotions follow when making decisions. Guaranteed the decision is subjective, resulting in regret from both parties. Calm down and control yourself. Don't rush into making decisions in an unstable condition. Being a statesman is not easy when only emotions come first. Because the people need wisdom, not arrogance. Humans are not Angels, so be careful even just thinking.
Jika ada ego maka emosi mengikuti saat membuat keputusan. Dijamin keputusannya subyektif, mengakibatkan penyesalan dari kedua belah pihak. Tenangkan diri dan kendalikan diri Anda. Jangan terburu-buru mengambil keputusan dalam kondisi yang tidak stabil. Menjadi seorang negarawan tidaklah mudah ketika hanya emosi yang didahulukan. Karena rakyat butuh kearifan, bukan kesombongan. Manusia bukanlah Malaikat, jadi berhati-hatilah meski hanya berpikir.
Thanksgiving
If you train yourself to live life with gratitude. It is the best way to get rid of worry, fear and anxiety. Gratitude is not just a psychological tool. But gratitude is a spiritual reality. Do not hesitate, but express all our wishes to Allah SWT in prayer, please sincerely.
Jika Kamu melatih diri untuk menjalani hidup dengan rasa syukur. Ini cara terbaik untuk menghilangkan kekhawatiran, ketakutan, dan kecemasan. Syukur bukan hanya alat psikologis. Namun syukur adalah realitas spiritual. Jangan ragu, tetapi ungkapkan semua keinginan kita kepada Allah SWT dalam doa, mohon dengan tulus ikhlas
Sarcastic
Why regret when the time is late. When you are healthy you laugh, excessively arrogant feeling that your wealth, position and fanatical supporters are on your side. But, when death comes, where are all? Lost or stylish don't see yourself suffering in your last bed. Prove your arrogance when you are at home 2 x 1, hopefully there will be no regrets because now is the time to laugh at your stupidity. Prove yourself, no one can interfere in this matter. Human capacity, only doing good. Migration is changing to a place with a higher degree of knowledge. No need to be sarcastic anymore, your life is in the neck! Keep smiling when you can
Buat apa menyesal bila Telat waktunya. Saat sehatmu engkau tertawa, sombong berlebihan merasa harta, jabatan Dan pendukung fanatiknya berpihak pada dirimu. Tapi, ketika maut hadir, kemana semua? Hilang atau bergaya tidak melihat dirimu yang sedang menderita di tempat tidur terakhirmu. Buktikan angkuhmu saat di rumah 2 x 1, semoga tidak ada sesal karena saat ini waktu yang mentertawakan kebodohanmu. Buktikan sendiri, siapapun tidak ada yang bisa turut campur dalam Hal ini. Kapasitas manusia, hanya melakukan kebaikan. Hijrah berubah ketempat yang lebih tinggi derajat ilmunya. Tidak perlu nyinyir lagi, nyawamu sudah di leher! Keep Smilling bila mampu
Pray21
“Prayer is a wonderful exchange. You surrender your worries to Allah and Allah hands over His blessings to you.”
Doa adalah pertukaran yang luar biasa. Kamu menyerahkan kekhawatiranmu kepada Allah dan Allah menyerahkan berkah-Nya kepadamu.”