Conspiracy Network

Conspiracy Network
In competitive matches, the serious problem faced is the opponent's cheating, not performance competition. Talking about monitoring, supervision, foresight is more important than intelligence. Because carefulness is prioritized regarding sensitivity when systemic conspiracy fraud occurs in the field. Sensitivity makes us sharper instincts, many inner clues will guide the judges in the competition.
Conspiracy preparations had been planned a year before the competition was held, they had created several scenarios to anticipate conditions if something unplanned happened. Thorough preparations from soft systems to hard systems are analyzed carefully until final if there is a conflict with the law. Analytical thinking is needed to catch indications of fraud by studying many past events and many social networks that must be mastered. Must master social network systems and cyber applications


Dalam pertandingan kompetisi masalah berat yang dihadapi adalah kecurangan lawannya bukan persaingan prestasi. Bicara monitoring pengawasan kejelian lebih penting daripada kecerdasan. Karena kejelian diprioritaskan menyangkut kepekaan rasa saat terjadi kecurangan secara konspirasi sistemik dilapangan. Kepekaan rasa membawa kita menjadi tajam naluri, banyak petunjuk secara batin akan membimbing juri dalam kompetisi tersebut.
Persiapan konspirasi sudah dilakukan perencanaannya setahun sebelum kompitisi dilakukan, mereka sudah membuat beberapa skenario untuk antisipasi kondisi bila terjadi diluar rencana. Persiapan matang secara soft system hingga hard system dianalisa dengan teliti hingga final bila terjadi gesekan terhadap hukum. Pemikiran analitik sangat dibutuhkan untuk menangkap indikasi kecurangan dengan mempelajari banyak kejadian masa lalu dan banyak jaringan masyarakat yang harus dikuasai. Wajib menguasai jaringan sistem secara sosial maupun aplikasi dunia maya.

Leave a Comment