Meritocracy is a political system that gives someone the opportunity to lead based on ability or achievement, not wealth or social class. Progress in such a system is based on performance, which is assessed through testing or demonstrated achievement.
a social system in which outcomes such as wealth, employment, and power are obtained based on merit, namely intelligence and effor.
Application of meritocracy in the world of work:
A. Carrying out open and fair competency-based recruitment, selection and promotion by developing sustainable HR planning for personnel.
B. Treat employees fairly and equally.
C. Manage employees effectively and efficiently
The criteria for government agencies to have implemented a merit system include:
A. All positions already have job competency standards.
B. Planning employee needs according to workload.
C. Selection and promotion are carried out openly.
Meritokrasi adalah sistem politik yang memberikan kesempatan kepada seseorang untuk memimpin berdasarkan kemampuan atau prestasi, bukan kekayaan atau kelas sosial. Kemajuan dalam sistem seperti ini didasarkan pada kinerja, yang dinilai melalui pengujian atau pencapaian yang ditunjukkan.
sistem sosial di mana hasil seperti kekayaan, pekerjaan, dan kekuasaan diperoleh berdasarkan prestasi, yaitu kecerdasan dan usaha.
Penerapan meritokrasi pada dunia kerja:
A. Melakukan rekrutmen, seleksi, dan promosi berdasarkan kompetensi yang terbuka dan adil dengan menyusun perencanaan SDM Aparatur secara berkelanjutan.
B. Memperlakukan pegawai secara adil dan setara.
C. Mengelola pegawai secara efektif dan efisien.
Kriteria instansi pemerintah telah menerapkan system merit meliputi :
A. Seluruh jabatan sudah memiliki standar kompetensi jabatan.
B. Perencanaan kebutuhan pegawai sesuai dengan beban kerja.
C. Pelaksanaan seleksi dan promosi dilakukan secara terbuka.
Published by Bambang Tutuko Kuntopati
humoris smart chalenge read politis diplomasi
View all posts by Bambang Tutuko Kuntopati