While there is time left

Surprisingly, today people are increasingly proud of making mistakes. Even inviting other people into the damage. People who ignore kindness have no fear against nature. May we remain obedient even in a minority group. Reckoning at Mizan is heavy, all worship is not enough to go through it, except with Rido Rahmat and the Prophet's intercession. We are embarrassed when we meet the teacher, Rosul's best friend. Moreover, meeting the highest lord and starting in the universe. Shame we face with a face full of mud of sin in the life of the world. Be aware while there is time left.

Heran, hari gini semakin bangga orang berbuat kesalahan. Bahkan mengajak orang lain masuk dalam kerusakan. Orang mengabaikan kebaikan tidak ada takutnya melawan alam. Semoga kita tetap taat walaupun dalam kelompok minoritas. Hisab di Mizan itu berat, semua ibadah tidak cukup untuk melaluinya, kecuali dengan Rido Rahmat dan safaat Rosul. Kita malu saat berjumpa dengan guru, sahabat Rosul. Apalagi ketemu junjungan tertinggi dan termulai di jagad raya. Malu kita berhadapan den wajah penuh lumpur dosa kehidupan dunia. Sadar mumpung ada waktu tersisa.

Leave a Comment