Offshore – Onshore

Offshore is far from land. In the petroleum industry, offshore refers to the development of oil fields and natural gas deposits under the sea.
Offshore itself is a field of work that leads to development above the sea and refers to the depth of the bottom support. This profession can usually be found in companies engaged in the oil and gas sector.
onshore means land that is close to the sea or is on land and not at sea, while offshore means far or away from land.

Offshore is a term that refers to an installation of an oil and gas drilling platform structure that is installed on the high seas. The installation of exploration and exploitation platforms on Offshore is somewhat more complicated compared to Onshore.
Drilling rig is an installation of equipment for drilling into underground reservoirs to obtain water, oil or natural gas, or underground mineral deposits. Drilling rigs can be on land (on shore) or offshore depending on the needs of their users. In the extraction process, the workers will drill using a tool called a rig.
Therefore, drilling must be carried out to prove with certainty the existence of oil and gas reserves. The deeper the layer drilled, the higher the cost. Drilling is the most important stage in oil and gas exploration and production activities. For drilling 1 point it can take 1 to 4 months.
Drilling continued vertically, creating a well approximately 6,000 feet (approximately 1,828 m) deep. However, the depth of drilling for petroleum through the well will vary by area and formation.
From the process of digging illegal oil wells, there are impacts that greatly affect society, namely the negative impacts that occur on the physical environment and the social-physical environment of the surrounding community, namely changes in air, pollution.
Factors that affect the availability of petroleum, namely: 1. Desert areas have abundant rocks that allow the formation of hydrocarbons, these rocks come from the remains of algae, plankton, and sea plants that have been decomposed by bacteria and fungi. .
Many oil reserves are concentrated in the Middle East region due to the sedimentation of rocks containing organic minerals, especially carbon and the shifting of the Arabian plate which causes the accumulation of rocks containing organic material which produce petroleum and natural gas.

Offshore adalah jauh dari daratan. Dalam industri perminyakan, offshore mengacu pada pengembangan ladang minyak dan simpanan gas alam di bawah laut.
Offshore sendiri merupakan bidang pekerjaan yang mengarah ke pembangunan di atas laut dan mengacu pada kedalaman penopang bagian bawah. Profesi ini biasanya dapat ditemukan pada perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas bumi.
onshore berarti daratan yang mendekati laut atau berada di daratan dan bukan di laut, sedangkan offshore berarti jauh atau berjarak dari daratan.

Offshore merupakan istilah yang merujuk pada sebuah instalasi struktur platform pengeboran migas yang dipasang di laut lepas. Instalasi platform eksplorasi dan eksploitasi pada Offshore terbilang lebih rumit dibandingkan dengan Onshore.
Rig pengeboran adalah suatu instalasi peralatan untuk melakukan pengeboran ke dalam reservoir bawah tanah untuk memperoleh air, minyak, atau gas bumi, atau deposit mineral bawah tanah. Rig pengeboran bisa berada di atas tanah (on shore) atau di atas laut/lepas pantai (off shore) tergantung kebutuhan pemakaianya. Dalam proses pengambilannya, para pekerja akan melakukan pengeboran menggunakan alat yang bernama rig.
Karena itu harus dilakukan pengeboran untuk membuktikan secara pasti adanya cadangan migas. Semakin dalam lapisan yang dibor, makin tinggi biaya yang diperlukan. Pengeboran adalah tahap paling penting dalam kegiatan eksplorasi migas maupun produksi. Untuk pengeboran 1 titik dapat memakan waktu 1 sampai 4 bulan.
Pengeboran berlanjut secara vertikal, menciptakan sumur sedalam sekitar 6.000 kaki (kurang lebih 1.828 m). Namun, kedalaman pengeboran minyak bumi melalui sumur akan bervariasi berdasarkan wilayah dan formasi.
Dari proses penggalian sumur minyak ilegal tesebut terdapat dampak yang sangat berpengaruh terhadap masyarakat yaitu dampak negatif yang terjadi terhadap lingkungan fisik dan lingkungan sosial fisik masyarakat sekitar yaitu terjadinya perubahan udara, polusi.
Faktor- faktor yang mempengaruhi ketersediaan minyak bumi, yaitu: 1. Di daerah padang pasir memiliki batuan yang berlimpah sangat memungkinkan dapat terbentuknya hidrokarbon, batuan- batuan tersebut berasal dari sisa-sisa alga, plakton, dan tumbuhan lau yang telah terurai oleh bakteri dan jamur.
Cadangan minyak banyak terpusat di daerah Timur Tengah akibat Sedimentasi batuan yang mengandung mineral - mineral organik, utamanya karbon dan pergeseran lempeng Arabia yang menyebabkan akumulasi batuan yang mengandung material organik penghasil minyak bumi dan gas alam.


Leave a Comment