Opr Fal Fla

Operation False Flag or Operation False Flag is a covert operation that aims to confuse opponents with fake moves.

After the opponent is tricked, the original target will be easy to win. False Flag operations are generally carried out by intelligence to achieve a certain goal.

In short, false flags are a tactic to find excuses for a country to attack another country. This operation made an event that seemed as if another country carried out an attack that deserved to be retaliated. This reason is necessary so that he is not too cornered by many other countries for carrying out an invasion.

The term false flag existed around the 16th century. It is estimated that the use of this term came from the unscrupulous. Pirates would raise friendly flags while approaching merchant ships to make them feel safe. When it was close, then the elements attacked. It's a false flag operation in the truest sense of the word.

But in the modern sense, the notion of false flags has developed into various forms of tactical strategy. They are used when a country wants to avoid international retaliation or sharp public criticism of aggressive military actions.

the point is how the country is not called attacking, but seems to be defending itself. And it is done by means of condition manipulation. An easy example, you punch your own friend's face and then shout that it was another group that did it. The reason to attack is also considered valid. More or less.


Operasi Bendera Palsu atau Operasi Bendera Palsu adalah operasi rahasia yang bertujuan untuk membingungkan lawan dengan gerakan palsu.

Setelah lawan ditipu, target awal akan mudah untuk menang. Operasi Bendera Palsu umumnya dilakukan oleh intelijen untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Singkatnya, bendera palsu adalah taktik untuk mencari alasan bagi suatu negara untuk menyerang negara lain. Operasi ini membuat seolah-olah negara lain melakukan serangan yang pantas untuk dibalas. Alasan ini diperlukan agar ia tidak terlalu terpojok oleh banyak negara lain karena melakukan invasi.

Istilah bendera palsu ada sekitar abad ke-16. Diperkirakan penggunaan istilah ini berasal dari oknum. Bajak laut akan mengibarkan bendera ramah sambil mendekati kapal dagang untuk membuat mereka merasa aman. Saat sudah dekat, maka elemen menyerang. Ini adalah operasi bendera palsu dalam arti sebenarnya dari kata tersebut.

Namun dalam pengertian modern, pengertian bendera palsu telah berkembang menjadi berbagai bentuk strategi taktis. Mereka digunakan ketika suatu negara ingin menghindari pembalasan internasional atau kritik publik yang tajam terhadap tindakan militer yang agresif.

intinya adalah bagaimana negara itu tidak disebut menyerang, tetapi seolah-olah membela diri. Dan itu dilakukan dengan cara manipulasi kondisi. Contoh mudahnya, Anda memukul wajah teman Anda sendiri lalu berteriak bahwa yang melakukannya adalah kelompok lain. Alasan untuk menyerang juga dianggap valid. Lebih atau kurang.

Leave a Comment