biecause the disaster happened

Disasters that occur due to too many sins and immorality committed by humans, as a result of our many disobedience to Him, rampant disobedience, hypocrisy and disbelief, the advice of the scholars, the Qur'an and sunnah are no longer heard, while worship and good deeds are provision to go home to Him is also very little
Why do disasters happen and always happen?

Various calamities have occurred as a result of too many sins and immoralities committed by mankind, as a result of our many disobediences to Him, rampant disobedience, hypocrisy and disbelief, the advice of the scholars, the Qur'an and sunnah are not listened to, while worship and good deeds return home. His is also very little.

Then nature which belongs to Allah will speak. O people of the world who have been given faith by Allah, with successive calamities befalling this country, don't we realize that nature is actually advising us.
The causes of successive calamities befall us all:
First, because of iniquity and tyranny. Surat al-Qasas verse 59 explains, Allah will not destroy an area, except for its inhabitants who are unjust. Sons are disobedient to their parents, wives are brave to their husbands, there are many robberies, murders, and adultery. This endless tyranny and evil is inviting disaster fast.
Second, systematic and massive destruction of nature. Surah Ar-Rum verse 41 reminds us that damage has appeared on land and at sea due to the hands of ignorant humans, so that they feel the consequences of their actions and return to Him.
Third, because the leader is immoral and unfair to his people. Read with faith, O noble citizen of Indonesia, "If we want to destroy a country, morals are reminded to obey Allah, even though immorality still commits injustice, but betrays me and my creatures, then that is what they are doing. Right. disaster is coming."
Fourth, good people are silent. Not that there aren't good people. There are still many good people in this country. But they prefer silence. And enjoy the crime.

Musibah yang terjadi karena terlalu banyaknya dosa dan maksiat yang dilakukan manusia, akibat banyaknya kemaksiatan kita kepada-Nya, maraknya kemaksiatan, kemunafikan dan kekafiran, nasihat para ulama, al-Qur'an dan sunnah tidak terdengar lagi, sementara ibadah dan amal shalih bekal untuk pulang kepada-Nya juga sangat sedikit
Mengapa bencana terjadi dan selalu terjadi?

Berbagai musibah telah terjadi akibat terlalu banyaknya dosa dan maksiat yang dilakukan oleh umat manusia, akibat banyaknya kemaksiatan kita kepada-Nya, maraknya kemaksiatan, kemunafikan dan kekafiran, nasehat para ulama, al-Qur'an dan sunnah tidak diindahkan. , sementara ibadah dan amal baik kembali ke rumah. Nya juga sangat sedikit.

Kemudian alam yang milik Allah akan berbicara. Wahai manusia dunia yang telah diberi iman oleh Allah, dengan musibah silih berganti menimpa negeri ini, tidakkah kita sadari bahwa alam sebenarnya sedang menasihati kita.

Penyebab bencana berturut-turut menimpa kita semua:
Pertama, karena kedurhakaan dan kezaliman. Surat al-Qasas ayat 59 menjelaskan, Allah tidak akan memusnahkan suatu daerah, kecuali penduduknya yang zalim. Anak laki-laki durhaka kepada orang tua, istri berani kepada suami, banyak terjadi perampokan, pembunuhan, dan perzinahan. Tirani dan kejahatan tanpa akhir ini mengundang bencana dengan cepat.
Kedua, perusakan alam secara sistematis dan masif. Surat Ar-Rum ayat 41 mengingatkan kita bahwa telah muncul kerusakan di darat dan di laut akibat ulah tangan manusia jahil, agar mereka merasakan akibat perbuatannya dan kembali kepada-Nya.
Ketiga, karena pemimpin itu tidak bermoral dan tidak adil terhadap rakyatnya. Bacalah dengan iman wahai warga negara Indonesia yang mulia, “Jika kita ingin menghancurkan suatu negara, akhlak diingatkan untuk taat kepada Allah, meskipun maksiat tetap berbuat zalim, tetapi menghianati aku dan makhlukku, maka itulah yang mereka lakukan. Benar. bencana akan datang."
Keempat, orang baik itu diam. Bukan berarti tidak ada orang baik. Masih banyak orang baik di negeri ini. Tapi mereka lebih suka diam. Dan nikmati kejahatannya.

Leave a Comment