There are many assumptions circulating that good and pious people die faster.
Whereas humans do not know when and where death will pick them up.
In fact, basically death does not look at someone as old or young, even rich or poor.
All will get their turn to face the Almighty.
everything has become the decree of Allah SWT.
“So pious people die quickly not because of their piety, or bad people live long not because of their crimes. But all because of God's decree.
The death of a good person is mentioned first so that his actions and behavior are followed by those around him. It is hoped that good moments and memories will spread around him so that good things will continue to be maintained until the world ends.
Of course the problem of death is actually the destiny of Allah SWT. Humans may make many assumptions and bring up logic, but everything still returns to the destiny of Allah SWT.
Notes:
Certain habits, which are related to an unhealthy lifestyle, have the risk of making a person die young. This is because these bad habits trigger a number of deadly diseases, such as heart disease.
Banyak anggapan yang beredar bahwa orang baik dan saleh lebih cepat mati.
Padahal manusia tidak tahu kapan dan dimana kematian akan menjemputnya.
Padahal, pada dasarnya kematian tidak memandang seseorang itu tua atau muda, bahkan kaya atau miskin sekalipun.
Semua akan mendapat giliran menghadap Yang Maha Kuasa.
semuanya sudah menjadi ketetapan Allah SWT.
“Jadi orang saleh cepat mati bukan karena takwanya, atau orang jahat berumur panjang bukan karena kejahatannya. Tapi semua karena ketetapan Tuhan.
Kematian orang baik disebutkan terlebih dahulu agar tindakan dan perilakunya diikuti oleh orang-orang di sekitarnya. Momen dan kenangan baik diharapkan tersebar di sekelilingnya sehingga hal-hal baik terus dipertahankan hingga dunia berakhir.
Tentu masalah kematian sebenarnya adalah takdir Allah SWT. Manusia boleh saja banyak berasumsi dan memunculkan logika, namun semuanya tetap kembali pada takdir Allah SWT.
Catatan:
Kebiasaan tertentu yang berkaitan dengan gaya hidup tidak sehat berisiko membuat seseorang mati muda. Pasalnya, kebiasaan buruk tersebut memicu sejumlah penyakit mematikan, seperti penyakit jantung.
Published by Bambang Tutuko Kuntopati
humoris smart chalenge read politis diplomasi
View all posts by Bambang Tutuko Kuntopati