Integrated Diplomacy

Dollar diplomacy (dollar diplomacy) This type of diplomacy uses money or economic methods to achieve a country's goals, for example loan funds. This type of diplomacy is another form of economic enslavement of small nations subject to the domination of foreign banks and large industrial companies. In this case, the dollar bill literally acts as a "bullet or weapon" in the hands of diplomats to bargain for a political regime. "Dollar diplomacy" pursues the goal of placing smaller nations in political dependence on more developed nations to provide economic assistance. Whenever a country tries to work their way to independence, tougher rules are usually enforced in this diplomacy.

Economic diplomacy is a special field of modern diplomatic activity related to the use of economic issues as objects, means of business, cooperation in international relations. This type of diplomacy is a diplomatic service activity that focuses on increasing exports, attracting foreign investment, and participation in the work of international economic organizations, that is, actions that focus on reaffirming a country's economic interests at the international level. Economic diplomacy, like diplomacy in general, is an organic part that cannot be separated from a country's foreign policy and international activities. Foreign policy determines the goals and objectives of economic diplomacy. The aim of economic diplomacy is first, to realize national economic interests on the world stage. Second, the protection of economic security through diplomatic methods. Third, increase the international competitiveness of a country. The targets of this diplomacy include expanding mutually beneficial economic cooperation; utilization of national resources both for foreign policy purposes as well as to gain profits through trade partners and strengthen a country's international competitiveness. Gain advantage, competitive advantage in the world market, ensure national interests in the global arena; and ensure foreign economic security.


Diplomasi dolar (dollar diplomacy) Diplomasi jenis ini menggunakan uang atau cara ekonomi untuk mencapai tujuan suatu negara, misalnya dana pinjaman. Jenis diplomasi ini adalah bentuk lain dari perbudakan ekonomi negara-negara kecil yang tunduk pada dominasi bank asing dan perusahaan industri besar. Dalam hal ini, uang dolar secara harfiah bertindak sebagai "peluru atau senjata" di tangan para diplomat untuk menawar rezim politik. "Diplomasi dolar" mengejar tujuan menempatkan negara-negara kecil dalam ketergantungan politik pada negara-negara yang lebih maju untuk memberikan bantuan ekonomi. Setiap kali suatu negara mencoba untuk mencapai kemerdekaannya, aturan yang lebih keras biasanya diberlakukan dalam diplomasi ini.

Diplomasi ekonomi adalah bidang khusus kegiatan diplomasi modern yang berkaitan dengan penggunaan isu-isu ekonomi sebagai objek, sarana bisnis, kerja sama dalam hubungan internasional. Diplomasi jenis ini merupakan kegiatan pelayanan diplomasi yang berfokus pada peningkatan ekspor, menarik investasi asing, dan partisipasi dalam kerja organisasi ekonomi internasional, yaitu tindakan yang berfokus pada penegasan kembali kepentingan ekonomi suatu negara di tingkat internasional. Diplomasi ekonomi, sebagaimana diplomasi pada umumnya, merupakan bagian organik yang tidak dapat dipisahkan dari kebijakan luar negeri dan kegiatan internasional suatu negara. Kebijakan luar negeri menentukan tujuan dan sasaran diplomasi ekonomi. Tujuan diplomasi ekonomi pertama, mewujudkan kepentingan ekonomi nasional di kancah dunia. Kedua, perlindungan keamanan ekonomi melalui cara diplomasi. Ketiga, meningkatkan daya saing internasional suatu negara. Sasaran diplomasi ini antara lain memperluas kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan; pemanfaatan sumber daya nasional baik untuk tujuan politik luar negeri maupun untuk memperoleh keuntungan melalui mitra dagang dan memperkuat daya saing internasional suatu negara. Memperoleh keuntungan, keunggulan kompetitif di pasar dunia, memastikan kepentingan nasional di kancah global; dan memastikan keamanan ekonomi asing.

Leave a Comment