Contingency plan is an English term that means backup plan or Plan B. Some people then call it an emergency plan or contingency plan or plan B. With plan B or backup plan, various things will then be carried out. This is because uncertainty and a market that is always dynamic are big enemies in the business world. In addition, with the increasing number of emergence of new competitors will also tighten competition at this time. Therefore the existence of a contingency plan will then greatly assist the company in facing even the worst possibilities. The contingency plan itself is a precise strategy in anticipating various types of adverse risks. However, preparing this plan also offers various benefits for the company.
Contingency plans will indirectly encourage companies to analyze the strengths and weaknesses of a business idea.
The strategy in the contingency plan itself will reduce the company's potential losses if the predicted risk actually occurs.
The contingency plan will reduce the feeling of panic that often arises in the minds of shareholders, employees and the management team.
Planning a contingency plan can build a company's reputation as a professional and trustworthy institution.
Steps to Create a Contingency Plan
1. Identify and Prioritize Resources
2. Find Critical Event Risks
3. Create a Contingency Plan Draft
4. Decide What Steps Can Be Taked To Get Back In Business
5. Distribute the Draft Plan
6. Test the Contingency Plan.
7. Simulate the Plan.
8. Do a Review
9. Keep the Contingency Plan in an Easily Accessible Place
Contingency plan merupakan istilah bahasa Inggris yang bermakna rencana cadangan atau Plan B. Beberapa orang kemudian menyebutnya sebagai rencana darurat atau rencana kontijensi atau plan B. Dengan plan B atau rencana cadangan ini kemudian akan dilakukan berbagai hal. Pasalnya, ketidakpastian dan pasar yang selalu dinamis merupakan musuh besar dalam dunia bisnis. Selain itu, dengan semakin banyaknya kemunculan kompetitor baru juga akan memperketat persaingan di saat ini. Oleh karenanya keberadaan contingency plan kemudian akan sangat membantu perusahaan dalam menghadapi berbagai kemungkinan terburuk sekalipun. Contingency plan sendiri merupakan suatu strategi jitu dalam mengantisipasi berbagai jenis risiko yang merugikan. Kendati demikian, menyusun rencana ini juga menawarkan berbagai manfaat bagi perusahaan.
Contingency plan secara tidak langsung akan mendorong perusahaan dalam menganalisis kekurangan dan kelebihan suatu ide bisnis.
Strategi pada contingency plan sendiri akan mengurangi potensi kerugian perusahaan jika risiko yang diprediksi benar-benar terjadi.
Contingency plan akan meredam rasa panik yang kerap muncul di benak shareholder, karyawan dan tim manajemen.
Merencanakan contingency plan dapat membentuk reputasi perusahaan sebagai institusi yang profesional dan dapat dipercaya.
Langkah Membuat Contingency Plan
1. Identifikasi dan Prioritaskan Sumber Daya
2. Temukan Risiko Peristiwa Kritis
3. Buat Draft Contingency Plan
4. Putuskanlah Langkah Apa Saja yang Dapat Diambil Untuk Kembali Menjalankan Bisnis
5. Bagikan Draft Rencana Tersebut
6. Ujilah Contingency Plan.
7. Simulasikan Rencana.
8. Lakukan Peninjauan Ulang
9. Simpanlah Contingency Plan di Tempat yang Mudah Dijangkau
Published by Bambang Tutuko Kuntopati
humoris smart chalenge read politis diplomasi
View all posts by Bambang Tutuko Kuntopati