Military camouflage is a strategy used by the military to prevent troops from being seen by the enemy. The main purpose of military camouflage is to deceive the enemy from the presence of military forces. The application of camouflage involves adding colors and materials to all types of military equipment, including vehicles, ships, aircraft, rifles and uniforms to hide them from observation or make them appear as something else (mimicry). Military camouflage clothing is usually referred to as striped. Camouflage originates from the French word camouflage, whose use began to become common during World War I, when the concept of visual deception developed into an important part of modern military tactics. In that war, long-range artillery and aerial surveillance combined to expand the field of fire, and camouflage was used extensively to reduce the danger of being targeted or to allow surprise. Thus, military camouflage is a form of military ruse.
Kamuflase militer adalah strategi yang digunakan oleh militer untuk menghindari pasukan terlihat oleh pihak musuh. Tujuan utama kamuflase militer adalah mengecoh musuh akan kehadiran pasukan militer. Penerapan kamuflase berupa penambahan warna dan bahan ke semua jenis peralatan militer, termasuk kendaraan, kapal, pesawat terbang, senapan, dan pakaian seragam untuk menyembunyikannya dari pengamatan atau membuatnya tampak sebagai sesuatu yang lain (mimikri). Pakaian kamuflase militer biasanya disebut sebagai loreng. Kamuflase betasal dari bahasa Prancis camouflage, yang penggunaannya mulai menjadi umum selama Perang Dunia I ketika konsep muslihat visual berkembang menjadi bagian penting dari taktik militer modern. Dalam perang itu, artileri jarak jauh dan pengamatan dari udara digabungkan untuk memperluas medan tembak, dan kamuflase digunakan secara luas untuk mengurangi bahaya menjadi sasaran atau untuk memungkinkan kejutan. Dengan demikian, kamuflase militer adalah bentuk muslihat militer.
Published by Bambang Tutuko Kuntopati
humoris smart chalenge read politis diplomasi
View all posts by Bambang Tutuko Kuntopati