Trust For My Son / Amanah Untuk Anakku

already unstable.
My vision is blurry and blurry. You have to understand and be patient with me.

My child
When I'm old,
If my speech is slow and I can't hear what you're saying, I hope you don't scream at me,
"Are you deaf mom?"
"Are you mute?"
I'm sorry my son.
I'm getting AGED…

My child…
When I'm old,
if I keep asking about the same thing over and over again, I hope you are patient listening to me, like I was patient to answer all your questions when you were little, all of that is the process of getting old. At one time,
You will understand when you get older.
My child…
When I'm old..
When I smell bad, fishy and dirty,
I hope you don't cover your nose or throw up in front of me, and don't scream for me to take a shower.

Anakku…
Bila aku telah renta,
Bila aku menjatuhkan gelas dan terlepas piring dari genggamanku, Aku berharap kamu jangan marah kepadaku,
karena tenaga orang tua sepertiku semakin tidak kuat, konsentrasi badanku pun sudah tidak stabil.
Pandangan rabun dan semakin kabur. Kamu harus memahami dan bersabar denganku.

Anakku
Bila aku renta,
Bila tutur kataku lambat dan aku tidak mampu mendengar apa yang kamu katakan, Aku berharap kamu tidak menjerit padaku,
“Ibu tuli kah ?”,
“Ibu bisu kah?”
Aku minta maaf anakku.
Aku semakin MENUA…

Anakku
Bila aku renta,
andai aku selalu saja bertanya tentang hal yang sama berulang-ulang, Aku berharap kamu tetap sabar mendengarkanku, seperti aku sabar menjawab semua pertanyaanmu saat kamu kecil, semua itu adalah proses menjadi TUA Renta. Suatu saat,
Kamu akan mengerti bila kamu semakin tua.
Anakku…
Bila aku renta..
Bila aku berbau busuk, amis dan kotor,
Aku berharap kamu tidak tutup hidung atau muntah di depanku, dan tidak menjerit menyuruh aku mandi.

Leave a Comment