Teori marketingnya gamblang:
“Bila pasar tidak dapat dikuasai maka pengaruhi pikiran publik. Kendalikan alam bawah sadar warga, lalu balikkan persepsinya”. Itulah dunia periklanan, lebih maju lagi disebut “marketing communication”.
The marketing theory is clear:
“If you can’t control the market, you can influence the public’s mind. Control people’s subconscious, then turn their perceptions around.” That’s the world of advertising, more advanced called “marketing communication”.