Sedih Bahagia

Shalawat kepada Rosulullah, dengan sepenuh hati setiap saat.

Sedih rasanya jadi orang, .. saat orang berzakat kita belum bisa karena keterbatasan, saat orang bahagia kita cukup bersyukur masih mampu menyaksikan kebahagiaan teman kerabat, orang pusing melakukan pemikiran untuk menolong korban cukup berbahagia menjadi korban yang ditolong mereka. Hanya bisa merenungi saat orang berbagi ilmu dengan mengajar alhamdulillah hanya bisa bangga menyaksikan, saat orang sibuk membangun istananya kita hanya berteduh digubug sederhana.

Hanya bisa menangis dalam batin disaat itu, karena meratapi nasib. Apa yang diupayakan begitu optimal tapi semua terbentur tembok tinggi sang waktu. Salah apa diri ini pada masa lalu.

Namun masih ada rasa syukur yang melekat di hati. Hanya Pasrah kepada Mu ya Allah hamba meniti jalan kehidupan ini. Rencana Mu pasti indah. Setelah terbangun dari lamunan nyata, ternyata Aku sedang diberi kesempatan pembelajaran tentang ilmu peka rasa. Mungkin, banyak orang yang senang tapi belum diberi ujian tentang pelajaran rasa. Rasa sadar ini memberikan angin dan air sejuk atas kejernihan nikmat yang Engkau berikan. Bila Engkau memberikan sisa waktu hidup ini dengan untuk kemegahan Iman, Ilmu dan materi, agar mampu hidup saling berbagi kesenangan kepada semua orang yang sedang mengalami kepahitan ujian hidup. Maka hamba diberikan Engkau anugerah kepuasan batin dan ketajaman hati yang peka. Ya Rabb, berikan hamba kesempatan waktu untuk menggetarkan Arsy Mu secara halus agar sujud rukuk doa dapat menyentuh lembut sampai di hadapan Mu. Hamba mohon di Ijabah oleh Mu atas doaku, ya Rabb. Hamba juga ingin berbagi kepada sesama mahluk dunia. Agar kami bisa merasakan bahagia berjamaah, seperti yang diajarkan Guru kami Abah Pangersa. Ya Allah berikan kami, menjadi orang cerdas dalam berdoa, hanya kepada Mu hamba menyembah dan meminta. Tunjukan Kami jalan yang lurus dan diberi nikmat. Bukan yang Engkau murkai dan diSesati. Hamba malu memohonnya tapi hamba butuh pemberian dari Mu. Semoga doaku, Engkau kabulkan … Hamba memohon ya Rabb. Hamba hanya bisa pasrah pada kondisi yang memprihatinkan, saat ini.

Leave a Comment