Abu Nawas

The Khalifah also summoned Abu Nawas to the palace for questioning. The public then flocked to witness Abu Nawas' action. He then climbed into a tall building. After the field was crowded, Abu Nawas slowly began to flap his hands from the top of the building like a flying bird. The people who witnessed then accused Abu Nawas of lying so he deserved to be punished. Abu Nawas said that he only said he wanted to fly, not being able to fly. The public is wary of receiving news. Implied by the message "Don't swallow the news raw," 

Sang Khalifah pun memanggil Abu Nawas ke istana untuk dimintai keterangan.Publik kemudian berbondong-bondong menyaksikan aksi Abu Nawas. Dia kemudian naik ke sebuah gedung yang tinggi. Setelah lapangan sudah penuh sesak, Abu Nawas perlahan mulai mengepakkan tangannya dari atas gedung layaknya burung terbang.Masyarakat yang menyaksikan kemudian menuduh Abu Nawas berbohong sehingga layak dihukum. Abu Nawas mengatakan bahwa dia hanya mengatakan ingin terbang, bukan bisa terbang. Publik berhati-hati dalam menerima sebuah berita. Tersirat pesan "Berita jangan ditelan mentah-mentah,"

Leave a Comment