Throne is a place to carry out the authority of the mandate. Not to seek personal pleasure and fulfill worldly desires. More and more people are showing more and more without shame, what is wrong with the current time. So that nature is also angry with the many earthquakes on this earth. Lessons for people who think, do not do mischief on earth. The torment of your grave is heavy, you will not imagine shame later in front of the Angels when asked at the time of reckoning, what did you do during your life. Your time, your health, your knowledge, your position / your knowledge. The reckoning of Hisab awaits with millions of regrets, because time cannot be turned back. The good enjoy and see, who forget themselves when life groans. Parents, siblings, relatives can not help only you can change the moment of life now. You challenge now, feel your pain tomorrow. Do you still have time to moan because your soul is being tortured? Allah's reply will be proven, let's have faith before it's too late to face death.
Singga sana merupakan wadah untuk menjalankan wewenang dari amanah. Bukan untuk mencari kesenangan pribadi dan memenuhi hasrat syahwat. Makin hari semakin diperlihatkan orang orang tanpa rasa malu, apa yang salah dari waktu saat ini. Sehingga alam juga ikut marah dengan banyak gempa di bumi ini. Pelajaran bagi orang yang berfikir, tidak melakukan kerusakan di muka bumi. Siksa kuburmu berat tidak akan terbayang malu nanti di hadapan para Malaikat ketika ditanya saat hisab, apa yang kamu kerjakan selama hidupmu. Waktumu, sehatmu, ilmumu, jabatanmu / ilmumu. Perhitungan Hisab menanti dengan jutaan penyesalan, karena waktu tidak bisa diputar balik. Yang baik menikmati dan melihat, yang lupa diri saat hidup merintih. Orang tua, Saudara, kerabat tidak bisa membantu hanya dirimu yang bisa merubah saat hidup sekarang. Kalian menantang sekarang, rasakan perihmu di esok hari. Apakah kalian masih sempat merintih katena ruhmu yang disiksa. Balasan Allah akan terbukti, mari beriman sebelum telat berhadapan dengan kematian.


