The geographical condition of the area is understood by getting to know the surrounding environment better, having an impact on natural phenomena and human activities. However, humans can never be separated from the surrounding natural environment. This is evidenced by all human needs who always depend on nature, especially in the needs of daily life. This encourages every human being to always take advantage of the natural environment and must also preserve it. Conservation of nature cannot be avoided to be maintained by humans as the person in charge. It is mandatory to take steps to preserve nature that are carried out from an early age. The defense resilience of an area can be determined by the presence of: water, a regular climate, forests, mining, fertile agricultural land and strategic areas (land, sea, air) to meet the welfare of a population. Such is the beauty of the region for the survival of each period from the ancestors to the descendants of the successors of life on earth.
Kondisi geografi wilayah dipahami oleh untuk lebih mengenal lingkungan sekitar, berdampak pada fenomena alam dan aktivitas manusia. Bagaimanapun juga manusia tidak pernah bisa dipisahkan dengan lingkungan alam sekitarnya. Hal ini dibuktikan dengan segala kebutuhan manusia yang selalu bergantung kepada alam, khususnya dalam kebutuhan hidup sehari-hari.
Hal yang demikian mendorong setiap manusia untuk selalu memanfaatkan lingkungan alam dan juga harus melestarikannya. Kelestarian alam tidak dapat dihindari untuk dipelihara oleh manusia sebagai penanggung jawabnya. Wajib melakukan langkah-langkah untuk melestarikan alam yang dilakukan mulai sejak usia dini.
Ketahanan pertahanan suatu wilayah dapat ditentukan oleh, adanya : memiliki air, iklim yang teratur, Hutan, Pertambangan, Lahan pertanian yang subur dan wilayah (darat, laut, udara) yang strategis untuk memenuhi kesejahteraan suatu penduduk. Begitulah keindahan wilayah tersebut untuk keberlangsungan hidup dari tiap periode sejak nenek moyang hingga anak cucu penerus kehidupan dimuka bumi.