Amanah

If we carry out the public mandate, then we face criticism/opinions from many parties. Patiently even though it makes the ears get hot. Because, many parties have an interest in conveying criticism well, sometimes opinions are conveyed to the public in a high/rough intonation. Why are we upset, it's better to just relax. Crude language is the ability of self-expression in describing criticism. That person is humiliating himself. However, if the opinion / criticism is conveyed with compensation like an academic, it will show the quality of intellectual communication skills. However, if you convey criticism with brutal words and inconsiderate sentences, then your human quality is clearly visible. This condition shows that the measure of self-ability is only below half the size of a normal human. Express your opinion in a polite, correct way. If negative in a bad way will grow the image. Don't expect to get enough value from viewers. Instead, they will be humiliated, they will be the subject of ridicule from listeners/readers who have a sweet face but are actually the subject of ridicule by everyone. Present yourself with commendable manners so that creatures will be afraid of you. Thus the writing of breakfast, hopefully it can be well received by all readers. Sorry if there are wrong words, Thank you for your attention and support, see you soon. XO

Bila kita menjalankan amanah publik, maka kita dengarkan kritik / pendapat banyak pihak. Dengan sabar walau membuat telinga jadi panas. Karena, banyak pihak yang berkepentingan dalam menyampaikan kritik secara baik, kadang opini publik disampaikan dengan cara intonasi tinggi / kasar. Buat apa kita kesal, lebih baik relax saja. Bahasa kasar itu merupakan ekspresi kemampuan diri dalam memaparkan kritikan. Pertanda orang itu sedang mempermalukan dirinya sendiri. Akan tetapi, bila pendapat / kritik disampaikan dengan santun seperti seorang akadimisi maka akan terlihat kualitas kemampuan berkomunikasi yang intelektual. Namun bila menyampaikan kritik dengan kata kata yang brutal dan kalimat yang ugal ugalan, maka terlihat jelas mutu manusianya. Kondisi tersebut, menampakan ukuran kemampuan diri hanya dibawah setengah ukuran manusia normal. Sampaikan pendapat dengan lisan yang santun, yang benar. Bila menyampaikan dengan cara buruk akan menumbuhkan image negatif. Jangan berharap mendapat nilai cukup dari pemirsa. Justru akan dipermalukan, akan menjadi bahan olok olok dari pendengar / pembaca yang berwajah manis tapi sebenarnya merupakan bahan cemoohan semua orang. Tampilkan diri dengan Tata Krama terpuji agar mahluk pun segan terhadap anda. Demikian tulisan sapan pagi, semoga dapat diterima dengan baik bagi pembaca semua. Maaf bila ada kata salah, Terima kasih atas perhatian dan dukngannya, sampai jumpa. XO

Leave a Comment