When studied a situation in analytical thinking, there is a dangerous effect that arises from the attitude of omission. At first this group only traded in one place politely, as the days turned into weeks, months and years. Because they are left alone then they have influence little by little step by step. So beautiful playing as a player can finally read. There is a gap in the habits and culture of the surrounding community. There is an intention to plan to control the area with various strategies and even provide a budget to realize the ambitions of the desire through a mature plan that is managed in the Team. They will overcome the cultural constraints of the people by studying the habits of the rulers. The more you know and know the data information from the team crew, the more confident your steps will be to take control and the next step is the ambition to take over the control of the authorities so that they can own them. They do not hesitate to do in any way. Because, to win, you will not count the amount of money as well as the material. The decision is taken to win even though it is cunning, because the profits are in front of the eyes to exploit the potential of nature (capitalist economic principles). What good is it if cheating can be achieved easily. The bad is extolled, the good is thrown away. Cheating is assumed, the way is effective. Kindness is assumed to be inefficient. The end of the era is completely reversed, the hegemonists are getting more and more followers. Worship is ignored, the glittering world is prioritized. Each generation is led to follow in their footsteps. One day they will admit that they are worthy of worship. Hopefully the events of the end of time with its many signs, become a lesson for those of us who want to think clearly with common sense. Do not have an attitude of omission because the impact is detrimental. Initiate preventive measures before the situation becomes complicated to unravel. Greetings from the author of XO
Bila dipelajari suatu keadaan dalam pemikiran analisa, ada satu dampak bahaya yang timbul dari sikap pembiaran. Awalnya sekumpulan ini hanya berdagang di suatu tempat dengan santun, waktu berjalan hari berganti minggu, bulan dan tahun. Karena dibiarkan lalu mereka punya pengaruh sedikit demi sejengkal langkah. Begitu cantik bermain sebagai pemain pada akhirnya dapat membaca. Ada celah dalam kebiasaan dan budaya masyarakat sekitar. Munculah niat rencana untuk menguasai wilayah dengan berbagai strategi bahkan memberikan anggaran untuk merealisasikan ambisi keinginan melalui rencana matang yang dikelola dalam Tim. Kendala budaya masyarakat akan mereka lalui dengan mempelajari kebiasaan penguasa. Semakin mengenal dan mengetahui informasi data dari crew tim maka semakin yakin langkahnya untuk menguasai dan langkah berikutnya adalah ambisi mengambil alih kendali penguasa agar dapat memiliki. Mereka tidak segan-segan berbuat dengan cara apapun. Karena, untuk meraih kemenangan tidak akan menghitung jumlah uang juga materinya. Keputusan diambil harus menang walaupun licik, karena keuntungan didepan mata untuk mengeruk potensi alam (prinsip ekonomi yang kapitalis). Buat apa baik kalau dengan kecurangan dapat diraih dengan mudah. Yang buruk disanjung, yang baik dicampakan. Kecurangan di asumsikan, cara efektif. Kebaikan di asumsikan tidak efisien. Akhir zaman serba terbalik, Semakin mengenal dan mengetahui informasi data dari crew tim maka semakin yakin langkahnya untuk menguasai dan langkah berikutnya adalah ambisi mengambil alih kendali penguasa agar dapat memiliki. Mereka tidak segan-segan berbuat dengan cara apapun. Karena, untuk meraih kemenangan tidak akan menghitung jumlah uang juga materinya. Keputusan diambil harus menang walaupun licik, karena keuntungan didepan mata untuk mengeruk potensi alam (prinsip ekonomi yang kapitalis). Buat apa baik kalau dengan kecurangan dapat diraih dengan mudah. Yang buruk disanjung, yang baik dicampakan. Kecurangan di asumsikan, cara efektif. Kebaikan di asumsikan tidak efisien. Akhir zaman serba terbalik, para hegemonis semakin banyak pengikutnya. Ibadah di abaikan dunia gemerlap di prioritaskan. Tiap generasi di giring mengikuti langkah mereka. Suatu ketika mereka akan mengakui dirinyalah yang patut disembah. Semoga kejadian akhir jaman dengan banyak tanda-tandanya, menjadi pelajaran buat kita yang mau berfikir jernih dengan akal sehat. Jangan ada sikap pembiaran karena dampaknya merugikan. hegemonis semakin banyak pengikutnya. Ibadah di abaikan dunia gemerlap di prioritaskan. Tiap generasi di giring mengikuti langkah mereka. Suatu ketika mereka akan mengakui dirinyalah yang patut disembah. Semoga kejadian akhir jaman dengan banyak tanda-tandanya, menjadi pelajaran buat kita yang mau berfikir jernih dengan akal sehat. Jangan ada sikap pembiaran karena dampaknya merugikan. Berinisiatif langkah pencegahan sebelum keadaan menjadi rumit untuk diurai. Salam merdeka dari penulis XO
