“Kecerdasan orang yang beriman adalah dia mampu mengolah hidupnya yang sebentar ini untuk kehidupan lama. orang Hidup bukan untuk hidup, tetapi yang hidup untuk Yang Maha Hidup (Allah). kehidupan bukan untuk kematian, tetapi sesungguhnya kematian tersebut untuk melanjutkan kehidupan yang abadi”
"The intelligence of a believer is that he is able to cultivate his short life for an old life. People do not live to live, but who live for the Living One (Allah). Life is not for death, but actually death is to continue eternal life"