There are times when stupid (ignorance) happens, will be used by a child, to cover up his big personal mistakes. One day, the child will take advantage of the situation under the pretext of making his father a shield for a personal big mistake. It was as if his mistake was equivalent to a natural disaster, even daring to sacrifice his youngest brother. Most importantly, He (eldest son) is lucky and washes his hands. It's not a problem for him to sacrifice his little brother, as long as he's safe. Let's gather together by closing and straightening rows, like we comb hair. May we survive the calamity that comes from within our own bodies. Alert.
Ada kalanya bodoh (ketidak tahuan) yang terjadi, akan dimanfaatkan oleh seorang anak, untuk menutupi kesalahan besar pribadinya. Suatu saat nanti anak akan memanfaatkan kondisi dengan berdalih (tipu muslihat) menjadikan Bapaknya sebagai tameng kesalahan besar pribadi. Seolah, kesalahannya di equivalenkan menjadi kejadian bencana alam, bahkan berani mengorbankan adiknya. Yang penting, Dia (kakak) beruntung dan cuci tangan. Bukan masalah untuk dia mengorbankan sang Adik, asalkan dia aman. Mari himpun kebersamaan dengan merapatkan dan meluruskan barisan, seperti kita menyisir rambut. Semoga kita selamat dari celah bencana yang datang dari dalam tubuh sendiri. Waspada.