1. Ketika kita bisa krungu (dengar) belum tentu weruh (lihat). Realita sekarang sering kita dihadapkan pada persoalan orang suka gosip, padahal gosip itu, hanya punya telinga saja belum tentu lihat yang sebenarnya.

2. Ketika kita bisa weruh (lihat) belum tentu ngerti (tahu)

Ketika beranjak pada nasihat ke-2, kita sering dihadapkan pada persoalah orang yang kadang diumpamakan sok tahu, padahal orang itu hanya modal melihat dan belum secara tahu yang sebenarnya.

Leave a Comment